Minggu, 27 Juli 2025 – 16.56 | 841 kali dilihat
Jember, Kabarpas.com – Bupati Jember Muhammad Fawait mengawali program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) edisi Kecamatan Ambulu dengan mengunjungi Puskemas setempat. Didampingi beberapa Kepala OPD dan Kepala Puskemas Ambulu, bupati melihat bagaimana jalannya pelayanan kesehatan yang diberikan faskes tingkat pertama itu.
Fasilitas dan kebersihan puskemas tak luput dari mata bupati. “Kalau tiap hari seperti ini, puskemas bagus ini. Saya naik tangga, pegangannya sudah bersih, dan ruangannya ada yang ber-AC,” ucap bupati di hari pertama Bunga Desaku, Minggu (27/7/2025).
Dalam momen itu Bupati Fawait meminta jajaran Puskemas Ambulu ikut menyukseskan program layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, UHC (Universal Health Coverage).
Meski digelontor anggaran ratusan miliar, bupati terus terang mengatakan tidak bisa mengoptimalkan program UHC tanpa bantuan dari tenaga kesehatan.
“400 miliar lebih yang pemkab keluarkan untuk UHC. Maka saya minta tolong kepada panjenengan semua seluruh jajaran puskemas, saya kalau sendirian tidak mampu. Mau bupatinya sebagus apapun kalau sendirian, tidak didukung oleh panjenengan semua, ya tidak bisa. Maka saya datang ke sini minta tolong bantu berikan pelayanan yang baik bagi masyarakat,” ujarnya di depan para nakes.
Bupati Fawait menekankan, dieranya saat ini, baik rumah sakit daerah maupun puskemas harus memiliki citra yang baik di mata masyarakat. Caranya, dengan memberikan pelayanan terbaiknya kepada publik.
“Diera kepemimpinan kami, puskemas dan rumah sakit daerah namanya harus harum, jangan seperti dulu orang melihat puskemas dengan sebelah mata, lihatnya ruwet.
Maka hari ini dan ke depan puskemas dan rumah sakit daerah harus menjadi yang terdepan memberikan layanan kesehatan. Orangnya ramah-ramah, senyum-senyum, dan puskemasnya harum, bersih kamar mandinya,” urainya.
Selain itu, di depan para nakes bupati berjanji akan memperhatikan kesejahteraan mereka. Dengan catatan, menjadikan puskemas sebagai fasilitas kesehatan yang jauh lebih baik dan dicintai oleh masyarakat.
Perlu diketahui, Bunga Desaku Kecamatan Ambulu akan digelar selama dua hari, 27-28 Juli 2025. Selain mengunjungi puskemas, pada hari pertama Bupati Fawait mendatangi home industri Batik Rezti.
Kemudian, bersilaturahmi dengan guru ngaji di Balai Desa Tegal Sari. Dilanjutkan, agenda Apel Sholawat Kebangsaan di Lapangan Sumberejo. Serta menghadiri sarasehan kepala desa se-Kecamatan Ambulu, Wuluhan, dan Tempurejo di Watu Ulo. (dan/ian).

















