Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 6 Agu 2025

Antisipasi Krisis BBM, Bupati Fawait dan Rivqy Abdul Halim Dorong Adanya Depo Pertamina di Jember


Antisipasi Krisis BBM, Bupati Fawait dan Rivqy Abdul Halim Dorong Adanya Depo Pertamina di Jember Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Bupati Fawait bersama Anggota DPR RI Rivqy Abdul Halim dan Pertamina mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Jember. Setelah sempat mengalami krisis BBM selama beberapa hari, berbagai pihak langsung berkolaborasi mencari solusi jangka pendek dan jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang.

Bupati Fawait dalam kunjungan di Pertamina Gebang mendampingi Rivqy Abdul Halim menyampaikan bahwa stok BBM di Jember telah kembali normal dan aman. “Saya pikir hari ini, stoknya sudah aman. Ini bagian dari kepedulian wakil rakyat, Gus Rivqy yang juga memikirkan dapilnya, yaitu Kabupaten Jember. Saya sebagai bupati berterima kasih. Inilah yang saya butuhkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Lebih lanjut, bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyusun strategi menghadapi potensi krisis di masa mendatang. “Strateginya jelas. Jangka pendeknya, stok BBM harus diperbanyak seperti yang dilakukan hari ini. Jangka panjangnya, kami memohon agar depo BBM di Jember bisa dikaji ulang untuk diaktifkan, karena jumlah penduduk Jember sangat besar dibanding kabupaten sekitar,” imbuh bupati.

Rivqy Abdul Halim dari Komisi VI dalam momen tersebut menyampaikan bahwa dirinya telah menginisiasi skema distribusi alternatif BBM melalui jalur kereta api.

“Alhamdulillah hari ini terlaksana pertemuan antara Pertamina, KAI, dan Bupati Jember. Saya menginisiasi agar suplai BBM ke Jember tidak hanya melalui truk tanki, tetapi juga melalui kereta api. Ini solusi nyata agar kelangkaan seperti kemarin tidak terjadi lagi,” ujar Gus Rivqy.

Ia menjelaskan bahwa saat ini tengah dikaji beberapa alternatif lokasi depo, termasuk di kawasan Rambipuji.

“Ada lahan di Rambipuji yang memungkinkan digunakan sebagai depo BBM. Namun tentu harus melalui kajian teknis mendalam, termasuk soal buffer zone dan aspek keselamatan masyarakat. Kita belajar dari insiden di Pelumpang, jangan sampai kejadian serupa terulang,” tandasnya.

Berdasarkan data, kebutuhan BBM harian masyarakat Jember mencapai sekitar 900KL hingga 1000KL per hari, yang setara dengan 100 truk tanki. Kondisi ini sangat rentan jika terjadi gangguan infrastruktur jalan. Oleh karena itu, transportasi kereta api dinilai sebagai opsi strategis yang lebih aman dan stabil. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Antisipasi Kebocoran Anggaran Belanja, DPRD dan Pemkab Pasuruan Godok Standar Harga Barang

2 Juli 2026 - 18:42

Posisi Berkendara yang Benar, Kunci Jago Cari_Aman Biar Happy

2 Juli 2026 - 17:27

Kemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak, Garda Terdepan Kampus Bahagia Tanpa Kekerasan

2 Juli 2026 - 17:22

Regional Launching New Honda Vario Evo 160, MPM Honda Jatim Hadirkan Workshop, Test Ride dan Promo Menarik

2 Juli 2026 - 12:24

Jember Cari Talenta Hacker Muda, 23 Tim Pelajar Adu Kemampuan di Cyber Clash 2026

1 Juli 2026 - 18:22

Pasar Murah Terintegrasi Jember Tekan Harga Pangan, Warga Tanggul Serbu Komoditas Bersubsidi

1 Juli 2026 - 18:19

Trending di KABAR NUSANTARA