Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 8 Agu 2025

Ratusan Buruh di Pasuruan Terdampak PHK Sumringah Terima Manfaat Program JKP


Ratusan Buruh di Pasuruan Terdampak PHK Sumringah Terima Manfaat Program JKP Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, menyapa ratusan buruh di kawasan pabrik PT HM Sampoerna, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Jumat, (08/08/2025). Kehadiran Menteri Ketenagakerjaan tersebut disambut positif oleh para buruh yang ada di wilayah setempat. Bahkan, senyum kebahagiaan terlihat dari wajah Yanuar Yusuf, mantan buruh PT King Jim Indonesia.

Dalam momen ini, Yanuar menjadi salah satu penerima manfaat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dari BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan secara simbolis oleh Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli.

Yanuar mengaku lega sekaligus bersyukur. Setelah 17 tahun bekerja dan akhirnya terkena PHK, manfaat JKP yang diterimanya tak hanya mencukupi kebutuhan keluarga, tetapi juga menjadi suntikan modal untuk usaha warung milik istrinya.

“Alhamdulillah, saya benar-benar menerima manfaat dari program ini. Bantuan ini akan saya gunakan sebagai tambahan modal usaha. Warung kami sudah berjalan sejak saya masih bekerja, dan kini saya akan fokus menekuninya,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Erna Dianita, mantan buruh PT Scandinavian Tobacco. Ia mengatakan sangat terbantu dengan pencairan manfaat JKP, terlebih karena sejak PHK, ia ikut membantu ibunya berjualan gorengan.

“Selama ini jualan kami jalan di tempat. Tapi dengan uang dari JKP, saya yakin usaha kami bisa berkembang. Tidak sia-sia saya ikut program BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya penuh harap.

Selain mereka, Ari Sujatmiko dari PT Setia Pesona Cipta juga menerima manfaat serupa. Total ada tiga orang yang menerima manfaat JKP secara simbolis dalam kegiatan ini, yang merupakan bagian dari pembukaan Pekan Wirausaha Pasuruan bertajuk “Bangkit Bersama, Wujudkan Peluang”.

Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas komitmennya memberikan perlindungan bagi para pekerja.

“Terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang terus menjadi mitra strategis dalam mendampingi para pekerja, termasuk saat mereka kehilangan pekerjaan,” katanya.

Ia juga memberikan semangat kepada sekitar 200 peserta pelatihan yang hadir. “Menjadi wirausaha itu tidak mudah, tapi bukan mustahil. Banyak yang sukses. Kuncinya, produk harus unik dan berbeda,” ujarnya memotivasi.

Prof. Yassierli juga menyampaikan terima kasih kepada PT HM Sampoerna atas kolaborasinya dalam menjaga ekosistem ketenagakerjaan yang kondusif. “Saya berharap, sinergi seperti ini bisa dicontoh perusahaan lain. Demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, turut hadir dan menyambut hangat kehadiran Menteri di Pasuruan. “Semoga urusan ketenagakerjaan di Pasuruan mendapat solusi konkret dan menyeluruh dengan kehadiran Bapak Menteri,” ujarnya.

Hadir ditempat yang sama, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan, Sulistijo N. Wirjawan mengatakan, Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) merupakan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja aktif peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami PHK, bukan karena mengundurkan diri atau terlibat kasus pidana.

Manfaat program ini meliputi:
• Santunan uang tunai selama maksimal 6 bulan (45% dari upah terakhir untuk 3 bulan pertama, dan 25% untuk 3 bulan selanjutnya).
• Akses informasi pasar kerja
• Konseling dan asesmen diri
• Pelatihan kerja dan kewirausahaan.

Lebih lanjut Sulis mengatakan bahwa dalam pelatihan dua hari yang digelar di Pasuruan, peserta mendapatkan materi praktis seperti:

  • Cara membuka dan memulai usaha kecil
  • Manajemen cash flow usaha
  • Menentukan harga pokok produksi (HPP)
  •  Pelatihan pengolahan makanan dan minuman
  • Penyusunan rencana bisnis

“Seluruh pelatihan ini bertujuan untuk membantu para pekerja terdampak PHK agar dapat bangkit secara mandiri melalui jalur wirausaha, sehingga tetap produktif dan berdaya saing di tengah dinamika ketenagakerjaan nasional,” imbuh Sulis

“BPJS Ketenagakerjaan berharap, melalui program JKP dan pelatihan terpadu ini, pemulihan ekonomi nasional dapat dipercepat dan kesejahteraan pekerja tetap terjaga,” sambung Sulis. (ajo/ian).

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Pasuruan Pastikan Pembangunan JLU Berlanjut, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kawasan Industri

8 Mei 2026 - 05:28

Rumah Salon Rias Pengantin di Pasuruan Ludes Terbakar

8 Mei 2026 - 05:20

Peringati HUT ke-64, Yonzipur 10/JP/2 Kostrad Gelar “Jaladri Run 6.4K” Bersama Andika Kangen Band

7 Mei 2026 - 23:21

TP PKK Kota Pasuruan Dukung Penguatan UMKM Kuliner lewat Program Mitra Usaha Mi Burung Dara

7 Mei 2026 - 22:14

Penggiat Pertanian Organik Banyuanyar Dilatih Perbaiki Tanah Ramah Lingkungan

7 Mei 2026 - 13:18

DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Matangkan Sekber Sekolah Ramah Anak

7 Mei 2026 - 13:14

Trending di Kabar Probolinggo