Reporter : Ajo
Editor : Agus Hariyanto
Pasuruan, Kabarpas.com – Meski pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali (Pilwali) Kota Pasuruan akan digelar pada September 2020. Namun, saat ini suasana Pilwali di bumi Mbah Slagah tersebut sudah mulai terasa. Bahkan, lima partai yang ada di wilayah Kota Pasuruan telah mendeklarasikan diri dalam Koalisi Non Parlemen (KNoP).
Kelima partai yang dimaksud yaitu meliputi Partai Demokrat, Perindo, PBB, Partai Berkarya, dan Partai PKPI. Acara deklarasi tersebut dilaksanakan di salah satu rumah makan yang ada di Jalan Jend A.Yani Karangketug, Gadingrejo, Kota Pasuruan.
Turut hadir dalam acara deklarasi itu, sejumlah pimpinan partai di wilayah kota setempat. Di antaranya yaitu H Akhmad Zubaidi (Ketua DPC Gerindra), Helmi (Ketua DPD PAN), H Aris Ubaidillah (PPP), serta H. Achmad Anshori yang merupakan salah satu tokoh Kota Pasuruan yang digadang-gadang akan maju dalam Pilwali 2020 nanti.
“Salah satu tujuan dari deklarasi KNoP ini ialah sebagai sebuah upaya membangun budaya baru berpolitik dan berdemokrasi, untuk kemajuan dan kesejahteraan Kota Pasuruan kedepan,” ujar H. Moch Rumlatif, salah satu penggagas KNop kepada Kabarpas.com, Sabtu (27/7/2019).
Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang berharap agar pada Pilwali Kota Pasuruan 2020 nanti, dapat menjadi percontohan cara memilih pemimpin yang benar sesuai budaya masyarakat Kota Pasuruan yang religius. Sehingga akan terpilih figur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan yang terbaik dari calon-calon yang ada.
“Dengan deklarasi ini kami ingin mengajak masyarakat untuk menolak dan melawan segala bentuk money politic atau politik uang pada Pilwali Kota Pasuruan 2020,” pungkasnya. (ajo/gus).

















