Reporter : Hari Sudarmoko
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Akibat jembatan yang ada di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan ambrol, menyebabkan aktifitas masyarakat di wilayah setempat menjadi terganggu. Pasalnya, jembatan tersebut menghubungkan dua dusun yang ada di Desa Sebani yakni Dusun Klagen dan Dusun Sebani.
Selain itu, ambrolnya jembatan Desa Sebani ini membuat warga harus berputar balik hingga menempuh jarak sekitar 3 Kilometer. Diduga ambrolnya jembatan ini karena terkikisnya pondasi jembatan, sehingga terlihat bagian bangunan sisi selatan jembatan mengalami kerusakan sampai 4 meter. Tidak itu juga, Sisa-sisa material bangunan jembatan ambrol juga terlihat di permukaan.
Sejak ambrolnya jembatan itu pada 4 Desember 2017 lalu, pihak desa sudah melaporkan ke pihak Pemerintah Daerah, namun masih belum mendapatkan penanganan perbaikan. Sehingga akses jalan yang melewati jembatan tersebut melewati Kantor kepala Desa, Puskesmas Sebani dan SDN 1 Sebani menjadi lumpuh.
Seperti di ungkapkan oleh Kepala Desa Sebani Syaiful Bahri saat di temui oleh Kabarpas.com pada Selasa (09/01/2018) pagi mengatakan bahwa jembatan itu dibangun pada tahun 2011 dan sebelumnya pada tahun 2010 pernah kejadian serupa.
“Namun, kami sudah melaporkan ke Dinas Bina Marga dan menunggu realisasi pada pertengahan tahun 2018 nanti, ” pungkasnya. (dar/tin).

















