Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 23 Mei 2021

Antisipasi Puncak Libur Lebaran, Plh Sekda Prov Jatim Minta Perketat Pengawasan Prokes


Antisipasi Puncak Libur Lebaran, Plh Sekda Prov Jatim Minta Perketat Pengawasan Prokes Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Guna memantau perkembangan penanganan Covid-19 di Jawa Timur pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 H / 2021 M, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono menggelar Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) bersama Pemerintah Kota Pasuruan dan seluruh Pemerintah Kota/Kabupaten Se-Jawa Timur. Anev ini dihadiri Kapolda dan Wakapolda Jawa Timur beserta jajarannya, Kasdam V Brawijaya beserta jajarannya, Ketua Tim Tracing Satgas Penanganan COVID-19 Jatim, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jatim Terkait, dan seluruh jajaran Forkopimda Se-Jawa Timur.

Pada kesempatan ini Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), didampingi Kapolres Pasuruan Kota, Dandim 0819 Pasuruan, Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Kota Pasuruan, dan Perangkat Daerah Kota Pasuruan lainnya Terkait mengikuti acara tersebut di Ruang Media Comand Center (MCC) Pemerintah Kota Pasuruan.

Mengingat bahwa penanganan Covid-19 sebelum Idul Fitri mencapai angka yang cukup membanggakan dengan dilakukannya penyekatan dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, maka dalam arahannya Heru menyampaikan kewaspadaan dan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan harus selalu disosialisasikan agar masyarakat selalu waspada dan tidak lengah terhadap penularan Covid-19.

“Mudah-mudahan ke depan setelah perayaan Idul Fitri hingga ketupatan, masyarakat lebih disiplin dengan di koordinasi masing-masing Satgas,” ujar Heru.

Lebih lanjut disampaikan, pengawasan di area yang memiliki potensi kerumunan seperti pasar kaget, tempat wisata, tradisi larung laut, dan karena masih di bulan Syawal akan banyak adanya acara hajatan atau nikahan, selanjutnya adalah pada objek wisata yang masih ramai kedepannya agar terus diawasi.

“Antisipasi arus balik yang daerahnya memiliki bandara, stasiun kereta api, pelabuhan dan terminal bus. Yang terakhir adalah antisipasi kepulangan para santri di Ponpes-Ponpes pada 15 syawal,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Trending di Berita Pasuruan