Jember, Kabarpas.com – Inovasi yang diluncurkan Pemerintah Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember tidak ada henti-hentinya membuat kagum khalayak. Setelah badan usahanya dipilih sebagai percontohan koperasi nasional, kini MallDesa layanan publik berbasis digital sukses menembus babak final dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2025 yang digelar Kementerian PAN-RB.
MallDesa menjadi satu dari 13 inovasi nasional yang masuk kategori transformasi digital pelayanan publik. Sidomulyo bersanding dengan nama-nama besar seperti Kementerian ATR/BPN, Kementerian ESDM, Pemda DI Yogyakarta, dan Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak.
Informasi menggembirakan tersebut dirilis Tim Sekretariat KIPP pada 21 Juli 2025. Dari total 2.298 proposal yang masuk dari seluruh Indonesia, hanya sebagian kecil yang berhasil lolos ke tahap akhir.
Menurut Tim Sekretariat, penilaian dilakukan secara ketat oleh Tim Evaluasi melalui sidang pleno. Aspek yang jadi perhatian utama antara lain efisiensi anggaran, kemudahan layanan, dan dampaknya terhadap masyarakat.
Kepala Desa Sidomulyo, Kamiludin menyebut MallDesa adalah pengembangan dari dua inovasi sebelumnya. Awalnya, Pemdes hanya menggunakan QR Code untuk mengakses layanan surat-menyurat. Inovasi itu kemudian berkembang menjadi aplikasi Sidomulyo Pelayanan Terpadu (Sipadu) yang mencakup layanan administrasi, pengaduan masyarakat, hingga mitigasi bencana.
Namun, aplikasi tersebut dinilai belum cukup mengakomodasi seluruh kebutuhan warga. Maka lahirlah MallDesa, platform terpadu yang lebih lengkap.
“MallDesa menggabungkan berbagai fitur pelayanan, mulai dari administrasi, pengaduan, berita, mitigasi bencana, lapak UMKM, hingga informasi pariwisata,” jelas Kamiluddin, Senin (22/7/2025).
Sebagai desa digital pertama di Jember, Sidomulyo disebut berhasil memperluas akses pelayanan publik hingga ke tingkat rumah tangga. Warga bisa mengurus surat dan dokumen secara daring, tanpa perlu datang ke balai desa.
“Selama terkoneksi internet dan disetujui admin, pelayanan bisa selesai hanya dengan satu klik,” imbuhnya.
Saat ini, pihak desa tengah mempersiapkan video profil inovasi dan uji manfaat langsung dari masyarakat sebagai bagian dari tahap penilaian akhir. Jika lolos, inovasi MallDesa akan ditetapkan sebagai inovasi terbaik nasional oleh Menteri PANRB.
Langkah Sidomulyo membuka peluang besar bagi replikasi sistem pelayanan digital berbasis desa di berbagai daerah lain di Indonesia. (dan/ian).

















