Reporter : Dhony Martha
Editor : Agus Harianto
Banyuwangi, Kabarpas.com – Dugaan penyelewengan dana Bansos tahun 2017 Kabupaten Banyuwangi yang kini ditangani kejaksaan tinggi Jawa Timur, mendapat perhatian khusus dari Aliansi Rakyat Banyuwangi (ARB).
Bentangan spanduk dukungan terhadap kejaksaan untuk mengusut secara tuntas dugaan penyelewengan dana Bansos tahun 2017 yang dibawa puluhan aktivis itu, dipasang di depan kantor kejaksaan Negeri Banyuwangi.
Itu sebagai sebuah bentuk perhatian khusus para aktivis dalam proses hukum yang kini sedang di jalankan satuan khusus tindak pidana korupsi kejaksaan tinggi yang kebetulan sedang melakukan pemeriksaan beberapa orang penggurus perwakilan MWCNU dan PCNU Kabupaten Banyuwangi di gedung kejaksaan negeri Banyuwangi.
Menurut, Pelni Rompis, salah satu perwakilan Aliansi Rakyat Banyuwangi menuturkan bahwa dukungan penuh untuk kejaksaan agar serius menangani dugaan penyelewengan dana bansos tersebut
“Kami mendukung kejaksaan dalam penanganan kasus Bansos tahun 2017 ini, dan kami juga berharap kejaksaan juga serius dalam penanganannya dan tidak dikaitkan dengan politik karena ini murni tindak pidana,” ungkap Rompis.
Seperti dikabarkan sebelumnya, diketahui 18 orang perwakilan MWC dan PCNU Kabupaten Banyuwangi telah dipanggil oleh kejaksaan Negeri Banyuwangi dan sudah 8 perwakilan yang telah dilakukan pemeriksaan, di aula kantor kejaksaan negeri Banyuwangi oleh penyidik satuan khusus tindak pidana korupsi kejaksaan tinggi Jawa Timur. (don/gus).
















