Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 30 Sep 2021

Bebaskan Kota Pasuruan Dari Wilayah Kumuh, Infrastruktur Dan Pariwisata Jadi Prioritas Pembangunan


Bebaskan Kota Pasuruan Dari Wilayah Kumuh, Infrastruktur Dan Pariwisata Jadi Prioritas Pembangunan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Dalam rangka akselerasi penuntasan dan pembebasan wilayah kumuh di Kota Pasuruan menjadi wilayah bersih dan produktif. Pemerintah Kota Pasuruan bersama Pokja Perumahan dan Kawasan Pemukiman Tahun 2021, menggelar rapat koordinasi mengenai agenda, strategi, dan sasaran dari Program Kotaku. Pada tahun ini Kota Pasuruan terdapat tiga kelurahan yang menjadi titik pelaksanaan Program Kotaku DFAT, yaitu Kelurahan Tambaan, Kelurahan Gadingrejo, dan Kelurahan Kebonsari.

Nantinya pada kelurahan ini tidak hanya dilakukan pembebasan dari wilayah kumuh, tetapi juga akan dilakukan penataan pemukimam dengan total pendanaan keseluruhan yang di dapat 2 Milyar yang dicairkan dalam dua tahap.

Dijelaskan oleh Tim OSP, Tim KMP dan PPK Provinsi Jawa Timur kepada Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), bahwa tiap pelaksanaan di kelurahan dibagi menjadi dua bagian wilayah dengan total keseluruhan wilayah 58,8 hektar. Sedangkan untuk capaian proses pelaksanaan yang melibatkan masyarakat dengan rata-rata capaian tiaps kelurahan sudah 50%.

“Dari sini saya ingin kita mulai berbenah bersama, jika kumuhnya sudah beres maka layanan akan ikut baik dan program kotaku ini efektif dan sangat membantu kita menguramgi wilayah kumuh, “ tutur Gus Ipul menanggapi penjelasan tersebut.

Mengingat bahwa perbaikan infrastruktur dan optimalisasi sektor wisata dapat mengangkat wilayah menjadi bebas kumuh, maka program kotaku telah melakukan berbagai strategi seperti, memperbaiki kualitas dan persediaan air bersih di Kelurahan Tambaan, dilakukan pemaksimalan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) menjadi TPS 3R (reuse, reduce, recycle) agar tiap limbah dapat dimanfaatkan kembali dan meminimalisir pencemaran lingkungan di Kelurahan Gadingrejo serta perbaikan fasilitas MCK yang bersih dan ramah untuk masyarakat difabel.

Mengingat bahwa grand strategi untuk mengentas wilayah kumuh adalah adanya komitmen, sinergi, dan keterlibatan Pemerintah Kota Pasuruan serta masyarakat, maka Gus Ipul berinisiatif untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki Kota Pasuruan, dengan mengintegrasikan wisata religi dengan wisata bahari ataupun wisata heritage.
Problem yng mesgi diatasi dan kami berkomitmen mewujudkan program.indah kotanya.

“Ini yang sedang kita benahi, mohon dukungannya. Kita harus memberi arah khas kota pasuruan mau dibawa kemana. Saya juga ingin ngajak temen-teman ayo buat identitas mana yang menggambarkan Kota Pasuruan sehingga menarik wisatawan,“ pungkas Gus Ipul. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

74 Paskibraka Kota Pasuruan Dikukuhkan

16 Agustus 2026 - 07:48

Wali Kota Pasuruan Serahkan Bansos RTLH, Dorong Terwujudnya Rumah Sehat dan Layak Huni

13 Agustus 2026 - 09:43

Ratusan Pelajar SMP di Kota Pasuruan Meriahkan Lomba Dolanan Tradisional 

1 Agustus 2026 - 18:54

Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Pasuruan Ikuti MPLS, Wali Kota Tekankan Sekolah Ramah Tanpa Bullying

1 Agustus 2026 - 13:53

Sinergi Penguatan Kesejahteraan Keluarga: TP PKK Jatim Lakukan Monitoring dan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kota Pasuruan

24 Juli 2026 - 20:25

Kunjungi Sekolah Rakyat Pasuruan, Mensos Gus Ipul Ancam Sanksi Tegas Pelaku Bullying dan Kekerasan

17 Juli 2026 - 16:54

Trending di Berita Pasuruan