Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 18 Mar 2020

Begini Cara Bupati Cantik Probolinggo Lakukan Social Distancing


Begini Cara Bupati Cantik Probolinggo Lakukan Social Distancing Perbesar

Reporter: Amelia Putri

Editor: Anis Natasya

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Guna mencegah penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, menerapkan social distancing atau tindakan menjaga jarak saat interaksi sosial. Rabu, (18/3/2020).

Penerapan social distancing ini terlihat dalam kegiatan rapat koordinasi khusus (rakorsus) pencegahan dan percepatan penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) melalui optimalisasi pelayanan kesehatan di posyandu di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut, kursi peserta sudah diatur dengan jarak sekitar 1 meter. Sehingga antara peserta dengan peserta lainnya ada jarak yang cukup lebar dari pada sebelumnya.

Penerapan social distancing juga dilakukan saat berada dalam lift. Biasanya lift berisi hingga 10 orang, kali ini hanya berisikan 6 orang saja. Masing-masing menjaga jarak sekita 1 meter. Tidak hanya itu, sebelum memasuki Kantor Bupati Probolinggo, para peserta juga diberi hand sanitizer dan mengikuti pengukuran suhu badan.

Seperti yang terlihat saat itu, Bupati Tantri naik ke lantai 4 dengan menggunakan lift bersama 5 orang lainnya. Yakni, Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko berada di sisi kanan depan, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono berada di sisi kiri depan. Sementara Bupati Tantri berada di tengah depan.

Sementara di sisi belakang ada Kepala Pelaksana BPBD Anggit Hermanuadi di sisi kanan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Tutug Edi Utomo tengah dan Kepala Badan Keuangan Daerah Dewi Korina kiri. Masing-masing tidak saling berhadapan.

Bupati Tantri menyampaikan bahwa social distancing adalah sebuah cara yang direkomendasikan oleh ahli kesehatan masyarakat untuk memperlambat penyebaran penyakit yang ditularkan dari orang ke orang.

“Social distancing ini merupakan salah satu penjabaran dari surat edaran agar kita menghindari kerumunan massa. Paling tidak dengan social distancing ini kita bisa menjaga jarak satu sama lain sehingga virus tidak dapat menyebar dari satu orang ke orang lain,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 80 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo