Reporter : Ajo
Editor : Titin Sukmawati
Malang, Kabarpas.com – Badan Kepegawaian Daerah Kota Pasuruan bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat) Manajemen Pengelolaan Perpustakaan Bagi Guru Sekolah Dasar Angkatan I Pemerintah Kota Pasuruan selama 11 hari, yang dimulai pada hari Selasa kemarin sampai dengan hari Jumat kedepan (18-28/2/2020).
Acara ini bertempat di Pusat Sumber Belajar Bersama (PSBB) MAN 2 Malang, Jalan Bogor Nomor 22 Malang. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Bahrul Ulum, dihadiri Plt. Asisten Pemerintahan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Para Kepala Sekolah Dasar, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Fungsional Dan Sosial Kultural Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Peserta Diklat serta undangan lan.
Laporan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pasuruan, Mokhamad Faqih mengatakan, tujuan diselenggarakannya diklat ini adalah memberikan motivasi guru agar mau mengelola perpustakaan yang ada di sekolah, menumbuhkan minat baca pada diri siswa, memberikan pemahaman pengetahuan dan konsep tentang pengelolaan perpustakaan bagi para guru-guru sekolah dasar, memberikan kemampuan melaksanakan kegiatan teknis pada para guru dalam mengelola dan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar.
“Adapun sasarannya adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pemahaman kegiatan tehnis pengelolaan perpustakaan mulai dari kegiatan inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, penyelesaian koleksi, penyajian koleksi. Peserta diklat berjumlah 30 orang yang terdiri dari pejabat fungsional tertentu (JFT)/guru dilingkungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Pasuruan dan sebagaimana ketentuan yang berlaku selama kegiatan pendidikan dan pelatihan peserta di asramakan,” terangnya.
Selain menerima materi dan praktek, peserta diklat juga melakukan outbound dan juga observasi lapangan selama 3 hari. Tenaga pengajar/widyaiswara diklat berasal dari BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dinas Perpustakaan Dan Arsip Provinsi Jawa Timur, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Polresta Pasuruan, Kejaksaan Negeri Pasuruan, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Pasuruan dan Inspektorat Kota Pasuruan.
Menurut Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Fungsional Dan Sosial Kultural Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Didik Dwianto, unsur penting birokrasi Pemerintahan yakni aparatur dituntut menyesuaikan diri, berdaya saing, aspiratif, profesionalisme dan kompetensi yang memadai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Setelah selesai mengikuti diklat ini, para peserta di harapkan sebagai pustakawan pengelola perpustakaan di lapangan agar lebih baik dan ilmu yang didapat bisa diaplikasikan di sekolah masing-masing. Tingkatkan kapasitas pustakawan serta profesional dalam menjalankan tugas. Semoga diklat ini berjalan tertib dan lancar sehingga mendatangkan manfaat untuk masyarakat Kota Pasuruan. Selamat mengikuti diklat semoga sukses dan jaga kesehatan,” ucapnya.
Sementara dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan Bahrul Ulum mengatakan, disadari atau tidak perpustakaan merupakan unit kerja yang mengemban tugas dan fungsi yang sangat mulia sekaligus strategis, ekonomis, dan demokratis dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
“Dalam amanah Undang-Undang tersebut dijelaskan, perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab dalam mendukung penyelengaaraan pendidikan nasional,” paparnya.
Sekretaris Daerah Kota Pasuruan berharap agar dalam pelaksanaan diklat ini, para peserta bersungguh-sungguh mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, karena diklat ini sangat penting.
Sebelum sambutan, didahului dengan pembacaan pakta integritas oleh seluruh peserta, penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Pasuruan di lanjutkan penandatanganan pakta integritas. (ajo/tin).

















