Kamis, 22 Mei 2025 – 09.06 | 1033 kali dilihat
Jember, Kabarpas.com – Bupati Muhammad Fawait bersama jajarannya kembali menggelar Program Pro Gus’e 100 (Program dan Progres 100 Hari Kerja Gus Bupati Jember). Kali ini, kegiatan Pro Gus’e digelar pada Rabu (21/5/2025), di Kantor Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP).
Sejumlah program dan progres pembangunan Kabupaten Jember dipaparkan oleh bupati. Diantaranya telah terealisasi pembayaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk guru PAUD sejumlah 5.057 orang.
Lalu, Pemkab melalui Dinas Sosial bersama pemerintah desa dan kecamatan telah melakukan percepatan progres verifikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Oleh karena itu, percepatan DTSEN se-Kabupaten Jember sudah mencapai 83 persen.
Begitu halnya progres pembuatan akta kematian, bupati menuturkan pihaknya melalui Disdukcapil telah membuat 1.700 akta kematian dari 6.000 data yang masuk.
“Data ini menjadi dasar kebijakan dari banyak hal. Seperti pemberian bansos agar penerimanya tepat sasaran. Jadi tidak ada lagi orang yang sudah meninggal tetap terdftar menerima bantuan,” ungkap bupati.
Bupati Fawait menuturkan, sejumlah progres pembangunan di segala lini juga akan dimaksimalkan. Tentunya, pihaknya bersama pemerintah pusat siap bersinergi untuk mewujudkan Jember baru Jember maju.
Diantaranya rencana pembangunan Underpass atau Flyover di perempatan Mangli untuk mengurai masalah kemacetan. Bupati telah menemui Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo di Jakarta, mendiskusikan rencana pembangunan jalan Mangli hingga revitalisasi Pasar Tanjung.
“Kami juga akan berupaya dalam optimalisasi lahan pertanian. Banyak hal positif yang kita lakukan di Jakarta. Wakil menteri pertanian akan berkunjung ke Jember dan akan memberikan bantuan bibit, pembangunan irigasi, hingga pemberian alat-alat pertanian,” terang Bupati Fawait.
Dalam momentum tersebut, Pemkab Jember melalui Dinas TPHP meluncurkan program “Cinta Petani” yang diwujudkan dalam beberapa program. Salah satunya yakni program “Cinta E-RDKK” yang memudahkan petani mengecek secara langsung layanan pupuk subsidi mulai dari HET, kuota, komoditas, hingga cara pendaftaran penerima pupuk dengan hanya memasuki NIK melalui Whatsapp 085158004659. (dan/ian).

















