Reporter : Moch Umar
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Usai terbentuknya Tim Terpadu Forum DAS Wrati beberapa waktu lalu, guna untuk mencari solusi permasalahan pencemaran sungai dan anak sungai wrati yang membelah tiga kecamatan di Kabupaten Pasuruan, yakni Kecamatan Gempol, Beji dan Bangil.
Puluhan warga yang tergabung dalam Tim Terpadu Forum DAS Wrati bersama Muspika Kecamatan Beji, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang,Perwakilan Perusahaan serta pihak legislatif, kompak melakukan bersih-bersih di sungai setempat.
Menurut Camat Beji,Thifaqul Ghony saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan ini merupakan permulaan program Bupati Pasuruan “Ayo Adus Kali”. Dimana keberadaan sungai wrati dan anak sungai wrati saat ini sangat kotor dan menimbulkan gejolak di masyarakat, sehingga hal itu apabila dibiarkan khawatirnya akan menimbulkan banjir.
“Dengan adanya sinergitas antara masyarakat yang tergabung dalam Tim Terpadu Forum DAS Wrati dan perusahaan serta dijembatani oleh instansi terkait. Solusi terbaik telah didapatkan yakni bergerak bersama membersihkan sungai. Pembersihan yang diawali pada hari ini akan terus berkelanjutan atau mulai dari hulu hingga hilir akan dibersihkan. Tanpa kepedulian semua pihak, giat ini tidak akan terlaksana,” ungkap Camat Beji kepada Kabarpas.com.
Di tempat yang sama Ketua Terpadu DAS Wrati, Henry Sulfianto mengaku, keberadaan dan kinerja tim ini sebagai solusi yang terbaik untuk mengatasi permasalahan yang ada.
“Kami tidak antipati terhadap masa industrialisasi saat ini, namun bagaimana menciptakan sinergitas masyarakat dengan pihak pengusaha. Dari sini selanjutnya tim akan segera bergerak mengangkat enceng gondok di badan sungai wrati hingga sampai Desa Tambakan Kecamatan Bangil,” pungkasnya. (umr/tin).

















