Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 16 Jan 2026

Cuaca Ekstrem Melanda Pesisir Pasuruan, Nelayan Memilih Libur Melaut demi Keselamatan


Cuaca Ekstrem Melanda Pesisir Pasuruan, Nelayan Memilih Libur Melaut demi Keselamatan Perbesar

​Pasuruan, Kabarpas.com – Cuaca ekstrem yang melanda kawasan pesisir Kota Pasuruan dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir berdampak signifikan terhadap aktivitas para nelayan. Khususnya di wilayah Pantai Pelabuhan Kota Pasuruan, mayoritas nelayan memilih untuk tidak melaut demi menghindari risiko kecelakaan akibat angin kencang dan gelombang tinggi.

​Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, Mualif Arif, mengonfirmasi bahwa kondisi perairan saat ini sedang tidak bersahabat bagi aktivitas penangkapan ikan.

​”Akhir-akhir ini cuaca memang tidak bersahabat. Kondisi angin kencang dan gelombang laut yang tinggi sangat membahayakan bagi para nelayan,” ujar Mualif saat ditemui pada Jumat (16/01/2026).

Mualif menekankan pentingnya mengedepankan aspek keselamatan jiwa. Pihaknya mengimbau agar para nelayan tidak memaksakan diri pergi ke tengah laut, terutama ke area Selat Madura yang biasanya menjadi lokasi utama tangkapan.

Terhentinya aktivitas melaut ini secara otomatis memukul produktivitas perikanan di wilayah tersebut. Penurunan jumlah tangkapan mulai dirasakan dampaknya hingga ke pasar-pasar tradisional.

​”Produktivitas perikanan saat ini menurun disebabkan angin besar dan gelombang tinggi. Akibatnya, ketersediaan ikan di pasaran berkurang. Hal ini berpotensi memicu kenaikan harga karena permintaan tetap tinggi sementara stoknya terbatas,” terang Mualif kepada Kabarpas.com.

​Kondisi ini diperkirakan akan terus dipantau oleh dinas terkait hingga cuaca kembali stabil dan aman bagi para nelayan untuk kembali melaut secara normal. (emn/ian).

Artikel ini telah dibaca 122 kali

Baca Lainnya

Pedagang Pasar Tanjung Jember Terbelah, Gus Fawait Satukan Mereka di Pendopo

22 September 2026 - 16:34

Caping Gunung Road to Prigen Coffee Fest 2026: Momentum Penguat Ekosistem Kopi Pasuruan Menuju Ajang Utama

22 September 2026 - 08:58

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

22 September 2026 - 08:49

Guru MI di Jember Diduga Nikahi Wali Murid Secara Siri, Prosesi Pernikahan Dipersoalkan

22 September 2026 - 08:45

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Datangi Polres Jember, Kuasa Hukum Yusuf Tagih Tindak Lanjut Rekomendasi Polda Jatim soal Laporan Dugaan Pemalsuan 

21 September 2026 - 15:37

Trending di KABAR NUSANTARA