Sidoarjo, Kabarpas.com – Cukong asal Bali diduga mengkoordinir beberapa tempat perjudian captjiki di Sidoarjo.
Hal itu terungkap usai DPRD Sidoarjo memberikan atensi operasi penyakit masyarakat (Pekat) di bulan suci ramadan dalam merespon keresahan warga.
Cukong atau bos pendanaan tempat perjudian di pasar larangan Sidoarjo terungkap. Pria etnis China yang biasa dipanggil Koh A itu dikabarkan berdomisili di pusat kota Sidoarjo.
“Dia geseran dari Bali dan selama ini aman-aman saja,” kata salah satu sumber internal.
Dikatakannya, Koh A sudah lama mengkoordinir bandar-bandar kecil perjudian captjiki beberapa titik di Sidoarjo. Menurutnya besar dugaan Koh A telah bekerja sama dengan aparat untuk memuluskan bisnis haram nya itu.
“Aman-aman saja kok,” ungkap sumber sembari tersenyum.
Sementara itu, anggota DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudori meminta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti informasi tersebut.
“Kalau laporan itu benar, segera lakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) agar kemuliaan bulan suci ramadhan tidak tercoreng,” tukas DPRD fraksi PKB itu. (ar/ian).
















