Pasuruan (Kabarpas.com) – Beredarnya kabar tentang adanya sejumlah calon jamaah haji asal Kabupaten Pasuruan, yang ikut berangkat haji lewat Filipina, langsung direspons dengan cepat oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf. Ia mengaku akan menindaklanjuti hal tersebut.
“Saat ini sedang saya koordinasikan untuk menelusuri warga Kabupaten Pasuruan, yang ditahan di Filipina,” kata Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf melalui pesan singkat Whatsapp, Selasa (23/08/2016).
Selain itu, Bupati juga menambahkan kalau dirinya sudah memerintahkan kepada para Kepala Desa (Kades) dan Camat se-Kabupaten Pasuruan, untuk segera bergerak cepat menindaklanjuti adanya kabar tersebut. “Camat dan Kades bergerak cepat. Dan Camat Pandaan segera melakukan kroscek ke KBIH tersebut,” imbuhnya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, petugas imigrasi di Bandara Manila, Filipina beberapa waktu lalu telah mengamankan 177 Warga Negara Indonesia (WNI), yang akan naik haji dengan menggunakan paspor Filipina. Bahkan, dari jumlah sebanyak itu, terdapat calon jamaah haji asal Kabupaten Pasuruan yang turut serta berangkat haji melalui Filipina.
Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh wartawan Kabarpas.com, diketahui bahwa salah satu calon jamaah haji yang dimaksud yaitu bernama Nuriyah (70), warga Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, kabupaten setempat. (ajo/tin).

















