Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 25 Feb 2018

Darurat Sampah, Coca Cola Amatil Indonesia Ajak Pemangku Kepentingan Bersih-bersih Pantai Seminyak


Darurat Sampah, Coca Cola Amatil Indonesia Ajak Pemangku Kepentingan Bersih-bersih Pantai Seminyak Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Titin Sukmawati

 

Bali, Kabarpas.com – Coca-Cola Amatil Indonesia menggelar kegiatan bersih-bersih pantai di pantai Seminyak,Bali. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2018 ini, melibatkan berbagai komunitas termasuk pedagang, hotel, restaurant, surfer, dan organisasi peduli lingkungan lainnya.

Sebagaimana diketahui, pada November 2017 yang lalu pemerintah Bali mengumumkan bahwa pulau Bali dalam keadaan “darurat sampah” di sepanjang 6 kilometer pantai yang mencakup wilayah pantai Jimbaran, Kuta, dan Seminyak. Permasalahan sampah di Bali memuncak pada saat musim angin barat tiba, yaitu sekitar bulan November hingga Maret. Volume sampah di pantai meningkat secara signifikan mencapai 100 ton per harinya.

Sementara sejak tahun 2007, CCAI telah menjalankan program Bali Beach Clean Up (BBCU) untuk mengurangi sampah di daerah pesisir Bali, memperkuat industri pariwisata Indonesia, mendukung kesuksesan program pemerintah Bali dalam mencapai Bali yang Bersih dan Hijau, serta meningkatkan hubungan dengan masyarakat setempat.

CCAI juga turut menciptakan 75 peluang pekerjaan untuk membersihkan 9,7 km garis pantai setiap harinya, dan telah mengangkut lebih dari 21 juta kg sampah dari 5 pantai Bali, yaitu: Kuta, Legian, Seminyak, Jimbaran, and Kedonganan.

Nah, pada kegiatan bersih-bersih pantai kali ini merupakan bagian dari kampanye “One Island One Voice” yang diinisiasi oleh komunitas Bye-Bye Plastic Bag, dan dilakukan serentak di 8 Kabupaten di Pulau Bali, di 100 titik, dan melibatkan lebih dari 25000 orang,” kata Fatimah Zahra, Corporate Affairs Executive CCAI.

Ia juga menambahkan bahwa di akhir acara dalam kegiatan tersebut, para peserta di pantai seminyak berhasil mengumpulkan 250 kg sampah dalam waktu 2 jam. Jumlah ini mungkin masih sedikit dibandingkan jumlah sampah yang ada di pantai. Namun, melalui kegiatan ini berbagai pemangku kepentingan telah bergerak bersama dan menyuarakan kepeduliannya untuk menjaga keindahan pulau Dewata.

“Isu tentang sampah merupakan masalah kita semua. Tentunya masih banyak yang dapat kita lakukan untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan. Hari ini kita diingatkan bahwa tiap usaha sungguh berarti dan kita semua dapat memberikan dampak yang positif sesuai kapasitas kita sebagai bagian dari pemerintah, sektor swasta, masyarakat, dan individu,” pungkasnya. (ajo/tin).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Kawendra Sebut Gus Fawait “Prabowonya Jember”, Puji Gagasan Home Care

24 Juli 2026 - 20:04

Kemenkes Nilai Home Care Jember Bisa Jadi Model Layanan Kesehatan Nasional

24 Juli 2026 - 15:23

Tak Perlu ke Puskesmas, Home Care Jember Hadir di Rumah Warga Jadi Dokter Keluarga

24 Juli 2026 - 15:18

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Trending di KABAR NUSANTARA