Reporter : Hari Sudarmoko
Editor : Memey Mega
Gempol, Kabarpas.com – Gara-gara menggali lubang, tiga nyawa melayang dengan sia-sia. Kejadian tersebut terjadi pagi tadi, Rabu (27/12) sekitar pukul 09.30 WIB di Dusun Jurangpelen, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol.
Informasi yang didapat dilapangan, saat Suparno menggali saptitank baru yang berjarak sekitar 30cm dari saptitank lama, pada saat galian kedalaman sekitar 3 meter. Namun Tiba-tiba septitank lama jebol mengeluarkan air dan gas beracun , sehingga menggenangi dan terhirup oleh korban Suparno, melihat hal tersebut anaknya bernama Junaedi(20) memberikan pertolongan akhirnya bernasib sama, datang lagi Mujiono(45) saudaranya memberikan pertolongan dan nasibnya sama.
Saat dikonfirmasi Kapolsek Gempol Kompol I Nengah mengatakan kepada awak media jika kejadian tersebut membuat warga sekitar berteriak dan meminta pertolongan, “Akhirnya banyak orang berteriak dan datang orang tuanya bernama Jamin (65) yang beri pertolongan nasibnya hampir sama, sekarang kritis di pusdik Watukosek,” terangnya.
Dari kejadian itu kini ketiga korban disemayamkan dirumah korban, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi karena dianggap sebagai musibah.(Dar/Mey)

















