Reporter : Hari Purnomo
Editor : Pendik
Banyuwangi, Kabarpas.com – 5 orang pemuda terpaksa harus berurusan dengan polisi, lantaran dilaporkan atas dugaan penggeroyokan yang terjadi di Dusun Kemunduran, Desa Bangsring Wongsorejo, Banyuwangi.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, kasus dugaan pengeroyokan ini bermula dari sebuah pesan singkat SMS (Short Message Service), yang dilakukan oleh (CND) warga Desa Bangsring, karena pelaku merasa tidak terima korban Inal Hariyadi selalu berhubungan lewat ponsel yang akhirnya pelaku memancing korban dengan menggunakan ponsel istrinya untuk datang ke tempat yang telah di tentukan.
Seetelah korban datang ke tempat yang sudah di tentukan ternyata yang ada hanya pelaku (CND). Dan tanpa basa-basi ia terlebih dahulu langsung main pukul, yang akhirnya korban lari untuk menyelamatkan diri.
“Namun, naas saat menyelamatkan diri korban bertemu lagi dengan pelaku, yang akhirnya korban dipukul oleh pelaku yang saat itu juga didampjnhi oleh keempat kawannya tersebut,” ujar Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin.
Atas kejadian itu korban mengalami luka –luka yang cukup serius di bagian telinganya. Saat dikonfirmasi via seluler, Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin membenarkan telah terjadi pengeroyokan,hingga saat ini pihaknya masih mendalami serta mengembangkan kejadian pengeroyokan tersebut.
Sempat juga dilakukan mediasi di dalam keluarga oleh Ketua RT 01 Aris. Namun, pihak keluarga dari orang tua korban, Suhaima memaafkan tindakan pelaku atas dasar hati. Meski begitu untuk jalur hukum tetap berjalan.
“Sebab hukum harus tetap ditegakkan,namanya kita bersaudara tetap saya maafkan mas,tetapi untuk hokum harus tetap berjalan,” pungkasnya.(har/pen).
















