Probolinggo (Kabarpas.com) – Diduga karena perselingkuhan, seorang kepala dusun (Kasun) Sumbersari, Desa Sumber Kledug, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo dibunuh dengan cara sadis oleh pelaku.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, saat itu korban yang diketahui bernama Suwarno (32), sedang melakukan piket jaga malam, di balai desa dengan ditemani oleh dua temannya yaitu Abdul Basit (48) dan Sanuji (46).
Sekitar pukul 00.10 WIB, kedua teman korban yang sama-sama perangkat desa setempat itu, tertidur lelap di balai desa. Sehingga hanya korban yang masih terjaga belum tidur. Tak selang lama kemudian, pelaku datang ke balai desa menghampiri korban dan tanpa basa-basi menyerang korban.
“Saat itu terdengar suara gaduh, sehingga kami langsung terbangun dan melihat kalau korban sudah diserang oleh para pelaku yang menggunakan clurit,” kata Abdul Basit kepada sejumlah wartawan, Sabtu, (10/09/2016).
Kepada sejumlah wartawan, Abdul Basit mengaku bahwa pada waktu itu dirinya masih setengah sadar dan melihat korban berusaha lari ke arah selatan balai desa. Sementara para pelaku terus mengejar korban
Namun, ketika sampai jarak sekitar 50 meter dari balai desa. Korban yang mengalami luka bacok di tubuhnya itu kemudian langsung ambruk. Mendapati hal itu, pelaku pun kemudian kembali menyerang korban secara bertubi-tubi dengan membacokkan clurit ke tubuh korban hingga tewas mengenaskan.
Petugas kepolisian yang mendapat laporan kejadian tersebut, langsung mendatangi TKP. Mereka kemudian melakukan oleh TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya yaitu 1 buah sarung celurit, 1 peci hitam, 2 unit handphone, dan sepasang sandal kulit.
Sementara itu, sempat beredar kabar di lingkungan warga sekitar bahwa motif pembunuhan secara sadis tersebut, lantaran korban diduga selingkuh dengan mantan istri salah satu pelaku pembunuhan tersebut.
“Informasinya korban menjalin hubungan khusus dengan mantan istri dari salah satu pelaku. Padahal, korban sendiri belum cerai dengan istri sahnya,” ucap salah satu sumber Kabarpas.com yang enggan disebutkan namanya tersebut. (sam/gus).

















