Reporter : Muhaimin
Editor : Yanuar Fahmi
Sidoarjo, Kabarpas.com- Direktur Utama RSUD Sidoarjo dr. Atok Irawan berpendapat, lambatnya penanganan dan antisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo membuat Implementasi New Normal belum bisa diterapkan di Sidoarjo. Malahan ia memperkirakan New Normal benar-benar bisa diterapkan di bulan Agustus.
“Hingga akhir bulan Mei ini semakin tinggi angka penderita pasien covid-19. Puncak Pendemik baru bulan Juli mendatang. Sehingga Sidoarjo baru bisa menerapkan New Normal Agustus mendatang,” katanya kepada Kabarpas.com, Minggu, (31/05/2020).
dr Atok melanjutkan, hal tersebut berdasarkan hasil dari diskusi komite medis dan manajemen Rumah Sakit di Sidoarjo. Dalam diskusi tersebut, kapasitas Rumah Sakit yang menampung pasien tidak mencukupi. Pasien covid yang dirawat hingga saat ini berjumlah 143 orang.
Rumah Sakit sudah bekerja keras agar terjadi penurunan jumlah pasien. Namun jumlah penderita semakin bertambah.
“Karena antisipasi lonjakan covid-19 disidoarjo lambat, maka belum saatnya new normal bisa diberlakukan,” tandasnya.
Ditambahkan Atok, beban Rumah Sakit di Sidoarjo tidak mampu menampung karena semakin tingginya pasien covid-19.
“Bisa-bisa malah bulan Agustus puncak pendemik di Sidoarjo,” pungkas dr. Atok. (mhm/yan).

















