Jakarta, Kabarpas.com – Setelah mendapat persetujuan DPR RI sebagai Kapolri, Suyudi Ario Seto mulai dihadapkan pada tahap berikutnya: menerjemahkan mandat tersebut ke dalam kerja institusi. Dalam pernyataan pertamanya usai proses di parlemen, Suyudi menekankan pelayanan kepada masyarakat serta pentingnya dukungan dan kerja bersama berbagai pihak.
Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi secara aklamasi dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri. Persetujuan itu kemudian dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI dan kembali disetujui secara aklamasi. Suyudi selanjutnya menunggu proses pelantikan oleh Presiden Republik Indonesia.
Alih-alih merinci kembali proses pencalonannya, Suyudi menyampaikan terima kasih kepada Presiden, pimpinan DPR, Komisi III, masyarakat Indonesia, serta seluruh insan Bhayangkara. Ia menyebut dukungan tersebut sebagai bagian dari amanah yang harus dijalankan.
“Dan semoga kita semua dapat bergandengan tangan, dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Suyudi dalam konferensi pers usai rangkaian agenda di DPR RI, Kamis (1/10/2026).
Penekanan pada pelayanan menjadi penting karena setelah tahapan pencalonan selesai, perhatian akan bergeser pada pelaksanaan kepemimpinan. Suyudi tidak hanya meminta dukungan dari internal Polri dan masyarakat, tetapi juga membuka ruang kerja sama dengan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Dan kami juga titip, kepada rekan-rekan pers, untuk kita bisa berkolaborasi, bersinergi, dalam memberikan berita kepada masyarakat dengan baik, dengan jernih,” katanya.
Permintaan tersebut sekaligus menempatkan komunikasi publik sebagai salah satu bagian yang ingin dibangun Suyudi bersama media. Ia menyatakan siap memberikan dukungan kepada insan pers dan kembali meminta dukungan masyarakat dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolri.
“Semoga apa yang menjadi amanah nantinya, dapat kami laksanakan dengan sebaik-baiknya,” tutur Suyudi. (ren/ian).

















