Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 6 Feb 2020

Disperindag Kota Pasuruan Gelar Peningkatan Kemampuan Manajemen IKM


Disperindag Kota Pasuruan Gelar Peningkatan Kemampuan Manajemen IKM Perbesar

Reporter : Wardah Nafisah

Editor : Agus Hariyanto

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Dinas Perindutrian Dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan menyelenggarakan kegiatan peningkatan kemampuan manajemen IKM selama 3 hari berturut-turut. Yakni, mulai hari Rabu sampai dengan hari Jumat tanggal 5 Februari 2019 sampai tanggal 7 Februari 2019, bertempat di Hotel Transit, Jalan Ahmad Yani 55 Kota Pasuruan.

Kegiatan tersebut secara resmi di buka oleh Sekretaris Daerah Kota Pasuruan di hadiri Kepala Dinas Perindutrian Dan Perdagangan Kota Pasuruan, Tim Instruktur dari Entrepreneurship Training Unit Politeknik Negeri Malang, Para peserta pelatihan serta undangan lain.

Menurut Kepala Dinas Perindutrian Dan Perdagangan Kota Pasuruan Mualif Arif mengatakan, maksud penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan bekal kemampuan bagi IKM dalam manajemen bisnis, meliputi perencanaan bisnis, perencanaan keuangan dan penentuan harga pokok.

“Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan daya saing IKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Peserta terdiri dari para pelaku usaha industri kecil dan menengah Kota Pasuruan, yang bergerak di sektor industri mebel, logam, kerajinan dan makanan-minuman sejumlah 50 pelaku usaha IKM,” ucapannya.

Sementara sambutan dan arahan Sekretaris Daerah Kota Pasuruan Bahrul Ulum, mengatakan, jika merunut kembali karakteristik perekonomian Kota Pasuruan, maka dapat diketahui bersama bahwa mesin penggerak utamanya adalah sektor industri, perdagangan dan jasa.

“Gabungan ketiga sektor utama ini mampu berkontribusi hampir 50% terhadap PDRB Kota Pasuruan. Yang menarik, jika kita cermati lebih jauh, berdasarkan klasifikasi kelas usaha maka diketahui bahwa hampir 45% adalah usaha mikro, 35%-nya adalah usaha kecil dan 15%-nya adalah usaha menengah. ya, hampir 80% pelaku usaha di Kota Pasuruan berasal dari kelas mikro dan kecil. tentu saja, ini adalah modal yang berharga bagi upaya membangun ekonomi kerakyatan,” terangnya.

Hasil pelatihan ini, diharapkan ditindak lanjuti oleh para peserta dalam menjalankan bisnis mereka. Evaluasi atas peserta yang mampu menerapkan materi pada pelatihan ini akan dijadikan dasar rekomendasi bagi IKM yang akan mengikuti pelatihan manajemen bisnis tingkat lanjut. (war/gus).

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Pemkot Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Wujudkan Perlindungan Menyeluruh bagi Masyarakat

20 Juni 2026 - 06:53

Trending di Berita Pasuruan