Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 2 Jul 2025

DKUPP Gelar Bimtek Perkoperasian Bagi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih


DKUPP Gelar Bimtek Perkoperasian Bagi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo menggelar bimbingan teknis (bimtek) perkoperasian bagi pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Kecamatan Paiton di ruang pertemuan Jabung 2 Kantor Bupati Probolinggo.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari pengurus KDMP dan Tenaga Pendamping Desa se-Kecamatan Paiton karena nantinya juga akan dilakukan pendampingan mengenai potensi desanya.

Bimtek perkoperasin ini dibuka oleh Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami didampingi Kepala Bidang Perkoperasian DKUPP Kabupaten Probolinggo Ary Sulistyowati dan Pengawas Koperasi DKUPP Kabupaten Probolinggo Josef Teguh Sulaksono.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen awal DKUPP dalam meningkatkan kapasitas pengurus koperasi, khususnya koperasi desa. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang tata kelola administrasi koperasi secara transparan dan profesional.

“Kami ingin SDM koperasi desa benar-benar memahami cara mengelola organisasi ini secara akuntabel. Jangan sampai ada kesalahan administratif yang bisa berujung pada penyimpangan. Semua harus dikelola secara digital dan transparan,” katanya.

Lebih lanjut Taufik menerangkan salah satu fokus utama bimtek adalah mendorong koperasi desa untuk menerapkan sistem digitalisasi dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. Hal ini penting mengingat tata kelola koperasi yang baik harus ditopang oleh sistem informasi yang transparan dan bisa diakses oleh seluruh anggota koperasi.

“Kami mengedepankan prinsip transparansi. Semua harus bisa dipertanggungjawabkan secara digital, sehingga ke depan tidak ada lagi celah penyimpangan. Ini menjadi standar baru koperasi di era sekarang,” lanjutnya.

Taufik menambahkan pengurus koperasi desa harus memiliki mindset baru, tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga praktik lapangan. “Oleh karena itu, tenaga pendamping desa turut dilibatkan untuk mengidentifikasi potensi masing-masing desa yang bisa dikembangkan melalui koperasi,” jelasnya.

Menurut Taufik, Koperasi Desa Merah Putih merupakan bentuk kelembagaan koperasi baru yang mulai dikembangkan di beberapa kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Setelah proses legalisasi dan pembentukan kelembagaan, langkah selanjutnya adalah penguatan kapasitas SDM sebagai pondasi utama keberhasilan koperasi.

“Ini adalah realisasi dari janji kami pasca terbentuknya KDMP. Bimtek ini menjadi langkah awal untuk membangun pondasi kuat, mulai dari pengurus, pengawas hingga ke anggota. Harapannya nanti program kerja koperasi bisa berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran,” harapnya.

Selain Kecamatan Paiton, bimtek perkoperasian bagi pengurus KDMP ini sebelumnya diberikan di Kecamatan Pakuniran dan Kotaanyar. “Hal ini sejalan dengan rencana strategis DKUPP dalam membentuk Koperasi Desa Merah Putih yang mandiri dan mampu menopang ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (len/ian).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Kuntu Mancilan Juara Umum Madinah Van Java 2, Sabet 140 Medali

20 September 2026 - 20:46

Hanung Bramantyo Angkat Tragedi 1965 Jadi Film Horor Lobang Buaya

20 September 2026 - 15:41

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Cari Aman Bootcamp 2026, MPM Honda Jatim Perkuat Kompetensi Duta Safety Riding di Malang

20 September 2026 - 10:28

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

MPM Honda Hadirkan LAKI CODE, Padukan Kreativitas, Modifikasi dan Night Ride di Malang

19 September 2026 - 22:50

Trending di Kabar Otomotif