Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 28 Agu 2019

Gelar Pengabdian Masyarakat, Dosen STKIP PGRI Pasuruan Beri Bantuan Penjual Susu Sapi Olahan


Gelar Pengabdian Masyarakat, Dosen STKIP PGRI Pasuruan Beri Bantuan Penjual Susu Sapi Olahan Perbesar

Reporter : Muhammad Khamim

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Dosen STKIP PGRI Pasuruan kembali mengadakan pengabdian kepada masyarakat, dengan memberikan bantuan kepada penjual susu sapi olahan yang ada di Kelurahan Tambakudan, Kebonagung, Kota Pasuruan.

Pelaku industri rumahan susu olahan menerima peralatan pengolahan susu dan pengemasan produk dari tim pengabdi dosen STKIP PGRI Pasuruan tersebut. Bantuan yang diberikan itu sendiri merupakan hibah Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) yang dibiayai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di tahun 2019.

Penyerahan bantuan tahap dua ini dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, di rumah mitra di daerah Tambakudan, Pasuruan.

Dosen STKIP PGRI Pasuruan tersebut yaitu Dr. Lestari Setyowati, M.Pd., Ana Ahsana, M.Pd, dan Badriyah Wulandari, S.Pd., M.Pd serta mahasiswa memberikan bantuan alat pengolahan susu yaitu mesin pasteurisasi dengan kapasitas 25 liter pada pengrajin susu olahan dan mesin cup sealer.

Pemberian mesin pasteurisasi ini diterima langsung oleh Barotun Mabaroh sebagai pemilik usaha susu olahan M99 Beverages.

Kedatangan tim pengabdi (PKMS) ini disambut dengan antusias oleh pemilik usaha M99 Beverages beserta karyawannya. Barotun Mabaroh, selaku pemilik usaha susu olahan M99 Beverages berharap bahwa dengan adanya alat pasteurisasi ini, produk olahan susu nya dapat lebih berkembang dengan nilai jual yang lebih tinggi.

Sebelum mendapatkan alat pasteurisasi ini, pembuatan minuman dari olahan susu yang dibuat oleh M99 Beverage dibuat secara manual, yaitu dengan mempasteurisasi susu di atas panci dan mengaduknya secara perlahan.

Tim PKMS berharap bahwa dengan adanya alat pasteurisasi ini, pengusaha susu olahan dapat meningkatkan jumlah produksi dan meningkatkan kualitas produk susu olahan. Tim pengabdian dan M99 Beverage telah berhasil memproduksi dua jenis varian baru selain Co-date, yaitu Cakie (susu dan varian rasa buah dan permen) dan Gully (youghurt dan jelly). Saat ini, produk M99 Beverages telah dipasarkan dan dapat dipesan di Go-Food.

“Saya sangat berterimakasih pada tim pengabdi dari STKIP PGRI Pasuruan yang telah memberi bantuan berupa mesin pasteurisasi dan mesin cup sealer. Ini adalah mimpi yang menjadi nyata,” kata Barotun Mabaroh.

Sementara, Ketua tim pengabdian, Dr. Lestari Setyowati, M.Pd., berharap M99 dapat terus berinovasi. “Dan tetap berkarya untuk meningkatkan kualitas dan keunikan produk susu olahannya,” tutupnya. (mim/tin).

Artikel ini telah dibaca 165 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan