Reporter : Yanuar Fahmi
Editor : Yanuar Fahmi
Sidoarjo, Kabarpas.com – Pergerakan ekonomi pasca PSBB dalam masa New Normal mulai bangkit. Tetapi, ada konsekuensi yang mesti diwaspadai.
Ekonomi diyakini akan kembali berputar, meski sulit mengharapkannya saat tak ada pandemi. Selain itu sejumlah sektor akan mulai menggeliat secara bersamaan. Namun, tetap harus diwaspadau adanya risiko penyebaran korona.
Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto yang juga bergelut di dunia usaha ini mengatakan, pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sekaligus diterapkannya Pola hidup baru atau New Normal yang diputuskan oleh pemerintah dinilai sudah tepat.
“Kendati relaksasi ini dilakukan di saat wabah virus corona (Covid-19) masih melanda. Namun, bagi dunia usaha momen ini akan dimanfaatkan untuk segera memulihkan perekonomian secara perlahan,” ujarnya kepada Kabarpas.com saat dihubungi via telepon. Rabu, ( 01/07/2020).
Menurutnya, mau tidak mau, dunia usaha harus hidup berdampingan dengan Covid-19. Asalkan mengikuti protokol kesehatan yang diimbau oleh pemerintah melalui surat edaran.
“Perusahaan maupun dunia usaha mencoba bertahan di tengah kondisi wabah covid. Dan berusaha untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan,” terangnya.
Oleh sebab itu, sinergi antar pemerintah dan semua pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk keluar dari masa perekonomian yang sulit ini.
“Dirumahkan atau di-PHK itu pilihan terakhir. Kita coba bertahan, kondisi makin berat. Faktor ketidakpastian tinggi. Mei diprediksi menjadi puncak kekhawatiran namun prediksi itu meleset dan hingga saat ini angka positif covid-19 di Surabaya dan Sidoarjo masih tinggi, Saya lihat kolaborasi sinergi antar semua pemangku kepentingan menjadi penting agar bisa keluar dari masa pandemi dengan baik,” pungkasnya. (***/yan).

















