Reporter : Dhonny Martha
Editor : Pendik
Banyuwangi, Kabarpas.com – Mujahadah Nisfussanah merupakan pengajian yang diglar di Kabupaten Banyuwangi untuk kedua kalinya. Ada sekitar ribuan umat yang hadir dalam pengajian ini, lantaran menghadirkan peserta dari berbagai penjuru kota/kabupaten se-Jawa Timur. Bahkan, dikabarkan pula calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf turut hadir dalam pengajian ini.
Namun demikian menurut ketua panitia, kehadiran pria yang akrab disapa Gus Ipul, pada pengajian umum Mujahadah Nisfussanah, di Yayasan Perjuangan Wahidiyah, yang berlangsung di Gor Tawangalun, Banyuwangi itu hanyalah sebagai jamaah. Bukan dalam rangka kampanye selaku salah satu kandidat Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur.
“Hal tersebut dengan tidak adanya banner mauapun alat peraga kampanye dalam pengajian ini,” ucap Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kelembagaan, Yayasan Perjuangan Wahidiyah Ponpes Al Munadhdhoroh, Kedunglo, Kediri, Dr Aminudin MH. Kepada kabarpas.com biro Banyuwangi.
Dr Aminudin MH menambahkan, Gus Ipul, Istrinya, dan anaknya juga merupakan tokoh tokoh Wahidiyah. Ditambah lagi pihak panitia sebenarnya tidak mengundang Gus Ipul yang merupakan calon gubernur nomor urut 2 pada pilgub Jatim 2018. Melainkan mengundang Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siraj.
“Namun, karena beliau (KH Said) berhalangan, PBNU lalu mengutus Gus Ipul untuk mewakili,” ucapnya saat jumpa pers di rumah makan Bajak Laut Banyuwangi
Sementara itu, Ketua panitia acara, Isa Al Malik menegaskan, pengajian umum Mujahadah Nisfussanah, Yayasan Perjuangan Wahidiyah, bebas dihadiri siapa saja. Bahkan, menurutnya, tak jarang umat non muslim juga ikut datang.
Khusus kegiatan di Banyuwangi kali ini, yang hadir jamaah pengamal Sholawat Wahidiyah se Jawa Timur. Diperkirakan jumlahnya lebih dari 40 ribu orang jamaah. (don/pen).
















