Pasuruan, Kabarpas.com – Salah satu ulama di Pasuruan mengaku prihantin atas munculnya nama Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, yang belakangan digadang-gadang akan maju menjadi Calon Walikota (Cawali) dalam Pilkada Kota Pasuruan 2020.
“Jangan anggap sebelah mata putra daerah yang juga kader NU dan kader PKB. Karena seperti Ismail Nachu dan H Nurul Jadid lebih duluan menyapa masyarakat Kota Pasuruan. Sehingga secara otomatis merekalah putra daerah yang sudah lebih dulu dikenal masyarakat Kota Pasuruan,” ujar KH Nur Kholis kepada Kabarpas.com.
Ia mengaku prihatin, apabila Gus Ipul (GI) yang selama ini sudah dikenal sebagai tokoh nasional justru turun ke daerah, hanya sekedar untuk maju sebagai Cawali dalam Pilkada Kota Pasuruan 2020.
“Kota Pasuruan yang begitu kecil dengan 4 kecamatan justru ada partai besar dan merupakan pemenang pemilu 2019 malah menerjunkan “gajah,” terangnya.
“Padahal ada kadernya yang sudah melakukan gerakan secara sporadis dan masif, tiba-tiba harus menelan kekecewaan dengan “tangan besi”nya PKB menurunkann sosok GI , yang sebelumnya pernah menjadi Menteri lalu Wakil Gubernur Jatim,” imbuh Kabid Penggalangan Pesantren dan Masyarakat Santri DPP Partai Hanura.
Menurutnya, munculnya GI dalam bursa Pilkada Kota Pasuruan 2020 akan menjadi catatan lain bagi para politikus atau pengamat politik.
“Ini sangat menggelikan bagi seorang politikus maupun pengamat politik,” pungkas pengasuh Ponpes Metal tersebut. (ajo/gus).

















