Pasuruan (Kabarpas.com) – Dari total sebanyak 177 orang WNI yang diamankan oleh pihak imigrasi Filipina, lantaran berangkat haji via negara setempat. 168 di antaranya akan dipulangkan terlebih dulu ke Tanah Air. Bahkan, dari jumlah tersebut terdapat sejumlah “Haji Filipina” asal KBIH Arafah yang dijadwalkan tiba di Pasuruan pada malam ini.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, 168 WNI itu akan dipulangkan dengan pesawat khusus. Mereka yang dipulangkan tersebut, 100 WNI asal Sulawesi akan diserahterimakan kepada Pemda Sulawesi Selatan di Bandara Hassanudin.
Sementara sisanya, 68 orang akan dibawa ke Jakarta untuk diserahkan ke Pemdanya masing-masing. Mereka berasal dari DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Jawa Timur.
Untuk para “Haji Filipina” asal KBIH Arafah yang beralamat di Pandaan, Kabupaten Pasuruan tersebut, rencananya akan dijemput oleh Pemkab setempat di Bandara Juanda Surabaya, dan kemudian akan diserahkan ke keluarga mereka masing-masing.
“Mereka akan kita jemput dari Juanda ke Aula Kecamatan Pandaan, untuk kita serahkan ke keluarganya masing-masing,” kata Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf melalui pesan singkat di Whatsapp, beberapa waktu yang lalu.
Seperti dikabarkan sebelumnya, petugas imigrasi di Bandara Manila, Filipina beberapa waktu lalu telah mengamankan 177 Warga Negara Indonesia (WNI), yang akan naik haji dengan menggunakan paspor Filipina. Bahkan, dari jumlah sebanyak itu, terdapat calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Pasuruan yang turut serta berangkat haji melalui Filipina. (ajo/sym).

















