Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 5 Sep 2019

Hanya di Ngopi Legi, Semua Pihak Bisa Duduk Bareng Cari Solusi


Hanya di Ngopi Legi, Semua Pihak Bisa Duduk Bareng Cari Solusi Perbesar

Reporter : Sudarmoko

Editor : Diaz Octa

 

 

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Prihatin dengan adanya masalah pencemaran Sungai Wrati yang sampai saat ini belum ada penyelesaiannya, membuat Kabarpas.com sebagai salah satu media online berbasis di Pasuruan menghadirkan program acara baru bernama “Ngopi Legi” (Ngobrol Pinter Legowo Ning Ati).

Dalam edisi perdana kali ini, Ngopi Legi digelar di Sentra UMKM Kabupaten Pasuruan “Bang Kodir” Pogar, Bangil, pada Rabu (04/9/2019) malam. Acara yang berlangsung dari pukul 19.30 wib hingga 22.30 wib tersebut, dimoderatori oleh Kang Hendry Londo.

Sejumlah pihak turut dihadirkan dalam acara ini, mulai dari unsur warga hingga pemerintah. Di antaranya yaitu DLH Kabupaten Pasuruan, anggota DPRD dari fraksi PKB dan PKS Kabupaten Pasuruan, Camat Bangil dan Camat Beji, Jurnalis, Ansor, WALHI, Forum Kepala Desa, perwakilan dari perusahaan yang ada di wilayah Bangil, Beji, dan Gempol, Karang Taruna, serta para petani peduli lingkungan.

“Melalui acara Ngopi Legi ini kita coba ajak semua pihak untuk duduk bareng dan diskusi tipis-tipis mencari solusi terkait permasalahan di wilayah Pasuruan yang belum ada jalan keluarnya. Dan di edisi perdana ini kita membahas tentang  Nasib Sungai Wrati yang Kian Memprihatinkan,” ujar Kang Hendry Londo, yang juga Pimpinan Produksi Acara Ngopi Legi.

Dijelaskan, permasalahan tentang pencemaran lingkungan yang berada di Sungai Wrati sering diperbincangkan di sosmed, dan diduga penyebabnya karena limbah dari pabrik yang berada di sekitar sungai tersebut.

“Adanya pencemaran Sungai Wrati mempengaruhi pengairan sawah, juga kebutuhan air bagi masyarakat disekitarnya. Seperti di Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, yang minim air bersih, bahkan air sumur berwarna coklat. Ditambah lagi daerah tersebut merupakan daerah langganan banjir. Sehingga harapannya melalui acara Ngopi Legi ini bisa menampung aspirasi masyarakat dan bisa ditindak lanjuti pihak terkait untuk dicarikan solusinya,” pungkasnya. (Dar/Diz).

Artikel ini telah dibaca 191 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan