Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 10 Feb 2026

Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang di Pasuruan, Radius Penyisiran Diperluas hingga 26 KM


Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang di Pasuruan, Radius Penyisiran Diperluas hingga 26 KM Perbesar

Reporter: Emen Sugeng Hariyono

Editor: Ismatul Uliyah

Pasuruan, Kabarpas.com – Memasuki hari kedua, Selasa (10/02/2026), upaya pencarian terhadap Suparto (55), nelayan asal Dusun Kedondong, Desa Semare, Kecamatan Kraton, terus diintensifkan. Tim SAR gabungan kini memfokuskan penyisiran di titik koordinat perairan Kisik, Desa Kalirejo, hingga perairan Kraton.

​Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (09/02/2026). Korban diketahui sedang melaut sendirian untuk mencari rajungan (kepiting). Namun, cuaca ekstrem yang melanda perairan Pasuruan membuat perahunya mengalami kendala serius.

​Menurut saksi mata di lapangan, korban sempat terlihat oleh nelayan lain sedang berenang dan berteriak meminta tolong. Sayangnya, upaya penyelamatan warga saat itu gagal total lantaran tingginya ombak yang menghalangi pergerakan perahu penolong.

Guna mempercepat penemuan korban, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Pasuruan Kota, Basarnas, BPBD Kabupaten & Kota Pasuruan, Relawan, serta masyarakat nelayan lokal.

​”Kami melaksanakan patroli dan penyisiran di perairan Kraton. Hari ini fokus utama adalah perluasan area pencarian,” ujar Komandan Kapal X 1048, Aiptu Wawan Harianto.

​Radius penyisiran kini diperlebar hingga 26 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang. Meski pencarian dilakukan secara masif, petugas di lapangan menghadapi kendala alam yang cukup berat.

​”Tantangan utama saat ini adalah kondisi ombak yang masih besar serta cuaca yang tidak menentu di tengah laut,” tambahnya.

​Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Suparto masih belum ditemukan. Tim SAR berkomitmen akan terus melakukan penyisiran hingga batas waktu yang ditentukan, dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (emn/lya).

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

RoadSync Fest Hadir di Ponorogo, Padukan Teknologi Modern dan Budaya Lokal

23 September 2026 - 12:49

Udara Kabur di Malang, MPM Honda Jatim Bagikan Tips Berkendara Tetap #Cari_Aman

23 September 2026 - 11:56

One School One Event di TBM Jadi Ruang Ekspresi dan Pelestarian Budaya Generasi Muda

23 September 2026 - 11:10

Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

23 September 2026 - 07:28

Pedagang Pasar Tanjung Jember Berdamai di Pendopo, Skema Usulan Gus Fawait Disetujui

22 September 2026 - 16:52

Pedagang Pasar Tanjung Jember Terbelah, Gus Fawait Satukan Mereka di Pendopo

22 September 2026 - 16:34

Trending di KABAR NUSANTARA