Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 13 Nov 2019

Hari Kesehatan Nasional 2019, Pemkot Pasuruan Ajak Masyarakat Cermat Gunakan Obat


Hari Kesehatan Nasional 2019, Pemkot Pasuruan Ajak Masyarakat Cermat Gunakan Obat Perbesar

Reporter : Moch Umar

Editor : Titin Sukmawati

 

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 55 Tahun 2019, Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, menyelenggaraan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat), di Valencia Bakery Cafe & Resto Jalan Hayam Wuruk Nomor 11 Kebonsari Kota Pasuruan.

Acara sosialisasi tersebut secara resmi dibuka oleh Seketaris Daerah Kota Pasuruan, dan dihadiri Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan, Camat Se-Kota Pasuruan, Narasumber dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Ketua Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Pasuruan, peserta sosialisasi serta undangan lain.

Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan dr. Shierly Marlena mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk tersosialisasinya penggunaan obat secara benar kepada masyarakat dalam rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat ) sehingga dapat meningkatkan penggunaan obat rasional pada masyarakat.

“Untuk jumlah peserta yang ikut yaitu sebanyak 290 orang, yang meliputi yakni 50 orang perwakilan OPD Pemerintah Kota Pasuruan, 120 orang PKK Kota, Kecamatan dan Kelurahan, 40 orang Apoteker AoC Gema Cermat, 64 orang kader kesehatan Kota Pasuruan serta 16 orang tokoh masyarakat,” tegasnya.

Sementara, dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan,  Bahrul Ulum mengatakan, masalah terkait obat yang masih ditemui di tengah masyarakat adalah kurangnya pengetahuan dan informasi tentang obat resep dokter, kepatuhan pasien rendah (durasi, dosis) sehingga efek pengobatan tidak optimal, mispresepsi tentang obat generic, pembelian antibiotic secara bebas tanpa resep dokter sehingga memicu kekebalan (resistensi) bakteri serta penggunaan obat bebas tanpa pengetahuan dan informasi yang memadai sehingga menyebabkan masalah kesehatan baru.

“Pemerintah Kota Pasuruan sejak tahun 2015 sudah melakukan pemberdayaan masyarakat dalam penggunaan obat rasional dalam beberapa kegiatan bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kota Pasuruan diantaranya berupa sosialisasi CBIA (Cara Belajar Insan Aktif) melalui DaGu SiBu (Dapatkan Gunakan Simpan Buang) obat secara benar kepada kader kesehatan yang dilakukan di beberapa Kelurahan di Kota Pasuruan,” tandasnya.

Sekretaris Daerah Kota Pasuruan juga berharap program-program yang bersifat pemberdayaan masyarakat seperti ini untuk lebih dioptimalkan dan ditingkatkan lagi kualitasnya sehingga masyarakat Kota Pasuruan mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang obat. Karena itu akan berdampak buruk terhadap kesehatan di masyarakat dan dapat diminimalisir.

“Semoga masyarakat Kota Pasuruan cerdas dalam menggunakan obat,” terangnya.

Sebelum sambutan, didahului pemakaian rompi kepada perwakilan AoC (Agen Of Change) Cabang Kota Pasuruan oleh Sekretaris Daerah Kota Pasuruan.

Seusai sambutan diteruskan dengan senam GeMa CerMat oleh AoC (Agen Of Change) Cabang Kota Pasuruan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (umr/tin).

Artikel ini telah dibaca 82 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan