Reporter : Sugeng Hariyono
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Niatul Ilmiyah, ibu penyiksa dan penyekap tiga bocah di Pasuruan akhirnya berhasil ditangkap, setelah sebelumnya sempat dikabarkan kabur dari rumahnya, di wilayah Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
“Yang bersangkutan (Niatul Ilmiyah.red), saya amankan pada saat jalan di depan kampus Universitas Merdeka (Unmer) Pasuruan atau di Jalan Raya Ir, H. Juanda,” kata Junaedi, salah satu petugas Babinsa Bugul Lor kepada Kabarpas.com, Jumat (05/01/2018).
Selanjutnya, Junaedi langsung membawa wanita yang biasa dipanggil Nia itu ke Mapolsek Bugul Kidul. Namun, ternyata oleh petugas di Polsek Bugul Kidul Junaedia diarahkan untuk membawa Nia ke bagian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan Kota.
“Yang kita lakukan sekarang adalah mengamankan anak dan ibunya di sini (PPA Polres Pasuruan Kota.red). Dan kita sudah menghubungi Dinas Sosial dan LPA. Nanti tindak lanjutnya bagaimana tunggu besok (Sabtu.red) setelah kami diskusi dengan Dinsos dan LPA,” ujar Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Arum Sari Puspita Dewi kepada Kabarpas.com saat ditemui di Mapolresta setempat, Jumat malam.
Seperti dikabarkan sebelumnya, tiga bocah bernasib malang asal Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh ibunya sendiri. Mirisnya, ketiga bocah yang masih di bawah umur tersebut disiksa dan disekap oleh ibunya di dalam rumahnya.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, ketiga bocah yang dimaksud tersebut diantaranya yaitu berinisial RA (2,5), HL, dan ZF. Mereka bertiga merupakan putra-putri pasangan dari Tolha (47) dan Niatul Ilmiah (23). Kasus penganiayaan dan penyekapan ini sendiri diketahui oleh warga setempat, pada Kamis (04/01/2018) malam. (sug/tin).

















