Reporter : Sigit Purbo
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mulai langka di Pasuruan. Bahkan, kelangkaan ini hampir terjadi di seluruh stasiun pengisian BBM di wilayah Pasuruan, khususnya yang berada di jalur Surabaya-Malang.
Pantauan Kabarpas.com di lokasi, terlihat antrian kendaraan berjenis bahan bakar solar seperti truk terjadi pada jam-jam tertentu di SPBU yang masih menyediakan solar.
Salah seorang pengawas Statiun Pengisian Bahan Bakar 5467136 raya by Pass Pandaan, Imron kepada kabarpas.com mengakui bahwa pada jam-jam tertentu seperti pagi hari banyak truk yang mengantri untuk mengisi BBM jenis solar. Pasalnya, pada jam pagi hari BBM jenis solar masih tersedia. Namun, hal itu tidak berlangsung lama.
Pengurangan kuota pengiriman BBM jenis solar dari pertamina menjadi penyebab kelangkaan tersebut. Hal ini terjadi mulai awal bulan November ini.
Menurut Imron, sebelumnya kuota solar yang diterima adalah 24 ribu kilo liter namun sejak awal bulan November ini turun menjadi 8 ribu kilo liter/hari. Jumlah tersebut hanya bertahan minimal 2 jam sejak pasokan datang.
“Sebelumnya kita dapat pasokan 24 ribu kilo liter/hari, namun mulai awal bulan November ini turun menjadi 8 ribu kilo liter/hari,” terang Imron kepada Kabarpas.com.
Kelangkaan bahan bakar solar membuat para pengemudi rela antri untuk bisa mengisi kendaraannya. Imbasnya, antrian kendaraan membuat lalu lintas terpakai satu lajur. Sedangkan untuk bahan bakar lainya seperti premium dan pertalite masih normal. (git/tin).

















