Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 8 Sep 2022

Jaga Kelestarian Hutan, CSR PT. Tirta Investama Pandaan Gandeng Perguruan Tinggi Lakukan Penelitian Kolaborasi


Jaga Kelestarian Hutan, CSR PT. Tirta Investama Pandaan Gandeng Perguruan Tinggi Lakukan Penelitian Kolaborasi Perbesar


Pasuruan, Kabarpas.com – Sebagai bagian turut serta menjaga kelestarian hutan, PT. Tirta Investama (Pabrik Aqua) Pandaan melalui program CSR mengandeng sejumlah pihak untuk melakukan penelitian kolaborasi.

“Ini adalah bagian upaya menjaga kelestarian alam di kawasan Taman Kehati Sapen Nusantara (TKSN) Blok 43a Hutan Gunung Arjuno,” ujar SR/CSR Coordinator PT. Tirta Investama Pandaan bidang Konservasi dan Keanekaragaman Hayati, Mulyono Wibisono.

Dijelaskan bahwa inisiatif menggandeng sejumlah pihak meliputi perguruan tinggi, NGO serta LMDH dalam menjaga kelestarian hutan ini menjadi point penting pihaknya dalam menjaga alam, karena pada dasarnya membutuhkan keterlibatan semua pihak dan dilakukan secera istikomah atau terus menerus.

“Kita bersama mitra selalu melakukan penelitian setiap tahun untuk melihat perkembangan indeks keragaman spesies dan potensi pemanfaatannya,” ujar Wibisono yang sekaligus sebagai dosen praktisi Universitas Yudharta tersebut.

Saat dikonfornasi, Roisatul Ainiyah menyampaikan bahwa telah dilakukan penelitian kolaboratif yang dimotori oleh CSR PT. Tirta Investama Pandaan pada (26-28/08/22).

“Dari penelitian ini telah dihasilkan data identivikasi pohon di kawasan hutan lindung blok 43A Gunung Arjuno sejumlah 63 jenis pohon tegakan, 46 pohon berhasil diidentifikasi hingga tingkat spesies, 8 pohon berhasil diidentifikasi hingga tingkat genus, 8 pohon berhasil diifentifikasi hingga tingkat famili namun ada 1 pohon yang belum bisa teridentifikasi (kayu ireng),” ucapnya.

“Yang kayu ireng ini posisi dan lokasi pohon susah diamati maupun untuk pengambilan sampel,” sambungnya.

Sebagai informasi tambahan, Roisatul menjelaskan pada tahun 2021 tim peneliti telah berhasil melakukan identivikasi kekayaan flora dan fauna di kawasan taman kehati sapen nusantara (TKSN) hutan Gunung Arjuno.

“Telah teridentivikasi sejumlah 147 spesies tumbuhan bawah, dan 43 speies tumbuhan berpotensi obat serta 4 satwa endemik dan dilanjutkan,” terang dosen biologi Universitas Yudharta itu.

Endik Nugroho menambahkan, hasil data penelitian ini nantinya akan dilakukan kajian lebih lanjut untuk melihat status konservasi.

“Nanti akan dikaji berdasarkan IUCN, RedList, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan yang Dilindungi,” pungkas dosen ITS NU Pasuruan. (***).

Artikel ini telah dibaca 82 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

PWI Pasuruan Raya Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

11 September 2026 - 23:11

Ratusan Peserta Padati Senam Bersama RA dan KB Al-Firdaus Pasuruan

11 September 2026 - 17:25

Terduga Pelaku Curanmor Siang Bolong Ditangkap

10 September 2026 - 19:10

Trending di Berita Pasuruan