Pasuruan, Kabarpas.com – Otsuka selaku produsen makanan dan minuman seperti Pocari Sweat, SOYJOY, Ionwater dan juga Oronamin C, melalui program Satu Hati Perduli Lingkungan akan terus berusaha untuk selalu melestarikan lingkungan dengan cara penanaman bibit pohon.
Itu dibuktikan dengan sebanyak 6000 bibit pohon ditanam di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan yang bertujuan agar kelestarian alamnya selalu terjaga dan juga bagian dari bentuk komitmen Otsuka dalam melakukan konservasi lingkungan.
Melalui penanaman 6.000 bibit pohon merupakan strategi penghijauan yang dilakukan oleh Otsuka. Dengan
kegiatan yang bersifat berkesinambungan ini, tentunya untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
“Pandemi Covid 19 bukanlah sebuah halangan bagi kami untuk selalu peduli dengan lingkungan, terbukti dengan Penanaman 6.000 bibit pohon di wilayah Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan adalah salah satu implementasinya,” kata Tri Junanto Wicaksono selaku General Affair’s & Legal Director PT Amerta Indah Otsuka kepada Kabarpas.com.
Kawasan Kecamatan Purwodadi ini termasuk dalam alternatif penghijauan area tangkapan air untuk daerah Pasuruan. Penanaman bibit pohon yang dilaksanakan oleh Otsuka bersama multi pihak diantaranya, Komunitas pegiat lingkungan Sanggar Indonesia Hijau, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan dan Perhutani Pasuruan sebagai pemilik lokasi yang bertempat di Desa Cowek,Kecamatan Purwodadi.
Hingga tahun 2019 perusahaan ini telah melakukan penanaman sebanyak 25.700 bibit pohon. Kegiatan ini merupakan
wujud keseriusan Otsuka dalam pemeliharaan lingkungan yang dilakukan secara berkesinambungan pada tiap
tahunnya. Dan pada tahun 2020 perusahaan menambah lagi dengan menanam 6000 bibit pohon yang saat ini dilakukan.
Dalam melakukan konservasi lingkungan, peran masyarakat sangat diperlukan karena alam merupakan kebutuhan mutlak bagi manusia.
“Dan semua itu tergantung bagaimana kita menjaga alam ini. Partisipasi masyarakat tentunya sangat menentukan keberhasilan program ini. Karena selain alasan konservasi, hasil dari pohon yang ditanam ini nantinya juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ucapnya.
“Menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bagi kita semua untuk masa depan yang lebih baik,“ tambah Tri Junanto. (***/tin).

















