Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Momen bulan suci ramadan yang dalam waktu dekat lagi akan berakhir, dimanfaatkan oleh Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kabupaten Probolinggo, dengan mengadakan buka bersama (Bukber) ratusan anak jalanan. Acara ini dilaksankan di halaman GOR Sasana Krida, Kota Kraksaan, Probolinggo.
Buka bersama ratusan anak jalanan ini, dihadiri oleh pengurus Majelis Pembimbing Karang Taruna (MPKT) Kabupaten Probolinggo, Ketua FPKT Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili beserta segenap jajaran FPKT serta Ketua dan Sekretaris FPKT Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
Ketua FPKT Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili mengatakan bahwa buka bersama dengan ratusan anak jalanan ini merupakan wujud kepedulian Karang Taruna dalam mengentaskan dan membina anak jalanan. Sebab selama ini, mereka kerap dipandang sebagai kelompok negatif, bahkan dianggap sampah masyakarat.
“Kami ingin memberikan kegiatan positif sehingga mereka tidak lagi di jalanan. Sebagai langkah awal, mulai hari ini mereja kita panggil ‘sayang’ bukan lagi anak jalanan. Panggilan itu menurut kami sangat bagus. Kita menuruti permintaan mereka,” katanya kepada Kabarpas.com biro Probolinggo.
Sementara Rizky, salah satu anak jalanan asal Desa Rondokuning Kecamatan Kraksaan mengaku bahwa selama ini ia dan teman-temanya memang jarang berkumpul dengan instansi atau organisasi yang bersedia menampung keluh kesah mereka. Yang ada, justru ia dan rekan-rekannya dikejar-kejar petugas Satpol PP saat melakukan razia.
“Kami bersyukur karena karang taruna telah peduli dan memberikan ruang untuk bisa mengeluarkan unek-unek yang kami rasakan sejauh ini. Yang menjadi keluhan kami adalah tentang pandangan publik terhadap kami. Padahal pekerjaan sebagai pengamen jalanan sekedar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” pungkasnya. (mel/nis).

















