Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 20 Agu 2020

Kemah Anak Nusantara, Ramaikan Kemerdekaan bersama Anak-anak di Dawuhan Sengon


Kemah Anak Nusantara, Ramaikan Kemerdekaan bersama Anak-anak di Dawuhan Sengon Perbesar

Reporter: Nur Elifianita Susanti

Editor: Memey Mega

 

 

Malang, Kabarpas.com – Momentum kemerdekaan di Desa Dawuhan Sengon, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan dimeriahkan dengan kegiatan berjudul Kemah Anak Nusantara, Wujudkan Indonesia Maju dan Berbudaya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh rekan-rekan Sanggar Budaya Anak Nusantara atau yang akrab disapa Sanggar Buana. Tawa bahagia tampak pada wajah anak-anak di Desa Dawuhan Sengon ketika mengikuti setiap kegiatan yang tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker dan handsanitizer.

Apalagi ketika mendapatkan hadiah dari suatu perlombaan. Pasalnya saja mereka belum pernah merayakan 17 Agustusan dengan kegiatan yang meriah karena kondisi desa yang terisolasi.

Desa Dawuhan Sengon merupakan desa terisolasi karena berada di tengah-tengah wilayah Perhutani. Butuh waktu lebih dari 1 jam untuk sampai disana dengan medan berbatuan yang cukup sulit dilewati. Hanya terdapat 22 KK yang mendiami desa ini.

Bahkan untuk mendapatkan air dan listrik warga desa secara kolektif harus menyalur dari desa-desa lain. Ditengah pandemic Covid-19 pembelajaran yang umumnya dilakukan secara daring di wilayah lain terpaksa dihentikan bagi anak-anak Dawuhan Sengon.

Bagaimana tidak, untuk akses internet saja sangat sulit ditambah dengan tidak banyak warga yang memiliki smartphone sebagai kebutuhan utama pembelajaran daring.
Meskipun demikian dengan adanya Kemah Anak Nusantara ini, anak-anak Dawuhan Sengon tetap dapat belajar dan mengenal kebudayaan Indonesia sembari memeriahkan 17 Agustusan.

Selain memeriahkan peringatan HUT RI yang ke-75 kegiatan ini juga bertujuan untuk untuk tetap melestarikan kebudayaan Indonesia di tengah-tengah Pandemi Covid-19.Khususnya kepada anak-anak Dawuhan Sengon.

Hal ini didorong oleh kebudayaan Indonesia yang saat ini sudah mulai luntur. Kebudayaan seperti Aksara Jawa dan Tembang Dolanan yang akrab pada anak jaman dulu tidak diketahui oleh anak-anak masa kini.

Bahkan banyak sekolah-sekolah yang tidak mengajarkan lagi. Padahal penting untuk melestarikan kebudayaan Indonesa melalui generasi muda.

Kegiatan Kemah Anak Nusantara diisi dengan pengenalan Aksara Jawa, Tembang Dolanan, dan dilanjutkan dengan perlombaan tradisional seperti Gobak Sodor dan Tarik Selang sebagai modifikasi permainan Tarik Tambang. Uniknya permainan tarik selang ini menggunakan selang yang diberi sabun colek dan permainan semakin seru ketika tangan para peserta harus dibasahi dengan air sabun terlebih dahulu. Dapat dibilang perlombaan ini cocok dilakukan pada masa Pandemi Covid-19.

Ketua Sanggar Buana, Liftiyan Yanuar Rangga Pujangga menyatakan bahwa pihaknya ingin bisa terus mengenalkan kebudayaan Indonesia ke daerah-daerah lain khususnya wilayah Purwosari dan sekitarnya bahkan seluruh Indonesia.

“Serta dapat memberikan dampak yang nyata akan kelestarian budaya. Kemah Anak Nusantara, Wujudkan Indonesia Maju Berbudaya”. (nur/mey).

Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

Sinergi Penguatan Kesejahteraan Keluarga: TP PKK Jatim Lakukan Monitoring dan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kota Pasuruan

24 Juli 2026 - 20:25

Kunjungi Sekolah Rakyat Pasuruan, Mensos Gus Ipul Ancam Sanksi Tegas Pelaku Bullying dan Kekerasan

17 Juli 2026 - 16:54

Ribuan Warga Semarakkan Jalan Sehat Peringatan HUT Dekranasda, HKG PKK, dan Hari Koperasi di Taman Harmoni

12 Juli 2026 - 14:31

Launching Car Free Day, Pemkot Pasuruan Ajak Warga Hidup Sehat dan Gerakkan Ekonomi

5 Juli 2026 - 22:57

Wali Kota Pasuruan Pastikan Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Progres Pembangunan Sudah 87 Persen

4 Juli 2026 - 14:39

Bunda Ani Firdaus Ajak Generasi Muda Jadi Penerus Pelestari Batik Kota Pasuruan

4 Juli 2026 - 14:24

Trending di Berita Pasuruan