Reporter : Dita Lia
Editor : Memey Mega
Sidoarjo, Kabarpas.com – Semakin tahun, harga hunian di Sidoarjo semakin meningkat, sehingga tak heran jika banyak pengusaha property yang berlomba untuk membangun kawasan, khususnya hunian vertikal di wilayah tersebut.
Salah satunya Suncity Residence Apartemen yang akan membangun hunian vertikal dua tower di atas lahan seluas 6.000 meter persegi. Direncanakan, apartemen yang berlokasi di Jalan Pahlawan memiliki 30 lantai dengan jumlah 1000 hunian di seriap towernya.
Deny Chandra Purnama, Direktur Suncity Residence mengatakan target pengerjaan apartemen yakni 2,5 tahun, “Target kita 2,5 tahun untuk tower pertama harus selesai, baru tower berikutnya. Dan nilai investasi untuk masing-masing towernya kuranv lebih 300 miliar,” katanya.
Kelebihan dari apertemen yang akan dibangunnya, lanjut Deny, yaitu Suncity Residance menjadi satu-satunya hunian vertikal di Jawa Timur yang terkoneksi langsung dengan pusat perbelanjaan, mall, hotel, dan waterpark tempat wisata air keluarga.
“Dengan segala fasilitas ini, saya yakin proyek apartemen pertama yang digarap Suncity Grup ini akan sukses dalam penjualanya. Tak hanya itu, melihat besarnya pasar dan kebutuhan hunian yang terus meningkat di Sidoarjo dan Surabaya, maka target kami penjualan akan laris manis,” ungkapnya.
Deny menambahkan jika Sidoarjo yang merupakan kota Industri, perdagangan dan lokasinya yang bersebelahan dengan kota metropolitan Surabaya atau yang biasa dikenal sebagai penyanggah Kota Surabaya, memang sangat strategis di sektor bisnis hunian.
“Saat ini harga apartemen di Surabaya sudah sangat mahal, demikian pula harga landed house di Surabaya maupun di Sidoarjo harga juga sudah membumbung tinggi. Maka dengan pilihan apartemen ini, yang kami pasarkan dengan harga terendah Rp. 255 juta bisa menjadi pilihan warga Sidoarjo, Surabaya maupun kota lainnya,” lanjutnya.
Sementara itu, Marketing Manager Suncity Residence Apartemen, Marisha mengatakan jika apartemen yang menyasar keluarga muda yang bekerja di Surabaya dan Sidoarjo ini bisa sold out di tahun ini.
“Keluarga muda, pembisnis muda yang ingin simpel dalam memenuhi kebutuhan hunian, kemudian berada di pusat kota, dan harganya terjangkau dikisaran Rp 250 juta hingga harga paling mahal Rp 1 miliar bisa datang kami untuk memesan unit,” katanya.
Marisha menambahkan jika pihaknya menawarkan kepada calon pembeli apartemen denga tiga tipe model pembayaran yakni pembayaran langsung atau Cash, KPA (kredit pemilik apartemen) dan inhouse.
“Ada program promo yang kami diluncurkan untuk program KPA, yakni dengan DP cuma 9 persen yang bisa dicicil selama 15 kali. Maka kami nyakin pembayaran lewat KPA yang akan ramai-ramai diminati calon pembeli apartemen kami,” ucapnya. (Dit/Mey)

















