Reporter : Shohibul Hujjah
Editor : Shohibul Hujjah
Pasuruan, Kabarpas.com – Ambruknya lahan kontruksi parkir di kawasan wisata Cimory Dairy Land (CDL), di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Mendapat sorotan serius dari Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan. Ia mendesak agar pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Satpol PP, untuk segera menutup sementara operasional Cimory yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan ini.
“Pemkab (Satpol PP.red) perlu ambil tindakan tegas untuk menutup sementara operasional Cimory, agar tidak timbul bencana dan korban lebih parah,” kata pria yang akrab disapa Mas Dion itu kepada Kabarpas.com melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (9/1/2020).
Menurutnya, surat peringatan yang telah diberikan oleh Satpol PP harus dihormati oleh pihak Cimory, sebagai upaya penegakan hukum dan menghindari dampak buruk beberapa pelanggaran yang barakibat terhadap bencana atas kelelalaian pihak Cimory.
“Lengkapi dulu dokumen yang belum, dan perbaiki fasilitas sesuai spek yang telah direkomendasikan oleh OPD terkait. Kan banyak itu yang belum dilengkapi,” terang pria yang pernah meraih penghargaan Kabarpas Award 2019 tersebut.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan hasil temuan dewan dan OPD terkait yang telah melakukan sidak ke wisata Cimory beberapa waktu lalu. Mendapat sejumlah temuan, di antaranya yaitu belum adaanya IMB untuk bangunan tambahan, layout tidak sesuai di lapangan, jembatan penghubung antar Resto, penambahan parkir seluas ± 7000 m², Amdalalin, TDUP, Sewa lahan irigasi, dan Dok. Perubahan UKL/UPL.
Seperti dikabarkan sebelumnya, kendati masih belum tuntas polemik kepemilikan dokumen perizinan. Kali ini, kontruksi lahan parkir di kawasan wisata Cimory Dairy Land (CDL) di Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan ambrol.
Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa ambrolnya pagar dan dinding penahan tanah di objek wisata ini. Namun, ada sekitar 11 sepeda motor pekerja bangunan yang ringsek tertimpa material konstruksi tersebut.
Keterangan yang dihimpun Kabarpas.com, peristiwa ini terjadi saat turun hujan deras, pada Rabu (8/1/2020) sore. Tanpa diketahui penyebabnya, tiba-tiba konstruksi bangunan yang diperkirakan sepanjang 20 meter tersebut ambrol dan menimpa sepeda motor. (***/hib).

















