Reporter : Ajo
Editor : Diaz Octa
Pasuruan, Kabarpas.com – Pasca penikaman terhadap Wiranto, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) di Pandeglang yang diduga dilakukan oleh kelompok radikalis. Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat turut memberi tanggapan. Salah satunya yaitu dari Pengasuh Ponpes Ngalah Purwosari Pasuruan KH. Muhammad Sholeh Bahruddin.
“Kami mengecam dan mengutuk keras tindakan terhadap penyerangan lambang negara yakni Menkopolhukam, Jenderal Purnawirawan Wiranto,” tutur Kiai Sholeh.
“Kami mendukung aparat kepolisian untuk mengungkap jaringan radikalis yang ada di Indonesia!,” tambahnya dengan nada tegas.
Untuk itulah, Kiai Sholeh meminta seluruh masyarakat agar tidak mudah terprofokasi dari pihak yang tak bertanggung jawab. Dan tetap setia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Mari kita jaga Indonesia sebagai rumah kita bersama demi terwujudnya Indonesia yang bermartabat,” ungkapnya.
Sementara itu, Sugiarto, salah satu alumni Ponpes Ngalah dan juga Pengurus lembaga PB IKA PMII sependapat dengan apa yang disampaikan oleh KH Sholeh.
“Beliau (Kiai Sholeh.red) memang menyarankan agar penegak hukum mengusut tuntas kejadian tersebut. Untuk itu masyarakat, agar tidak perlu takut terhadap teror-teror yang sengaja membuat kita takut. Yakinlah! Aparat sanggup menyelesaikannya,” pungkas Sugiarto. (ajo/diz).

















