Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 4 Sep 2026

Komisi IV DPRD Trenggalek Tuntaskan Pembahasan Raperda PAPBD 2026, Berikut Ringkasannya


Komisi IV DPRD Trenggalek Tuntaskan Pembahasan Raperda PAPBD 2026, Berikut Ringkasannya Perbesar

Trenggalek, Kabarpas.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek bergerak cepat menuntaskan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra di aula Badan Musyawarah (Banmus) DPRD setempat, Jumat 4 September 2026.

Ketua komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek, Sukarodin, menjelaskan, ada beberapa kegiatan di OPD yang patut diapresiasi, salah satunya yang ada di Dinas Pendidikan, yaitu terkait sekolah tematik di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk tahun ajaran baru 2027.

Dimana sekolah tersebut fokus pada siswa yang mempunyai talenta atau bakat. Apakah itu di bidang olahraga, seni atau ilmu pengetahuan.

“Ada beberapa sekolah yang bisa dijadikan sarana untuk mendongkrak talenta-talenta muda Trenggalek,” ucapnya.

Politisi senior PKB itu memaparkan, skema sekolah tematik itu terdiri dari, SMP 1 Negeri Trenggalek bidang ilmu pengetahuan, SMP 1 Negeri Watulimo bidang olahraga, SMP 4 Negeri Trenggalek bidang kesenian, dan SMP 6 Trenggalek bidang olahraga.

“Kita ingin sekolah tematik tersebut bisa menjadi daya ungkit pengembangan talenta muda Trenggalek,” ujarnya.

Ia meminta agar ada rasionalisasi anggaran di Dinas Pendidikan untuk sekolah tematik, karena anggaran yang tersedia ada baru untuk SMP 1 Negeri Watulimo. Asumsinya pada penerimaan siswa baru 2027 sudah ada yang ditawarkan.

“Jadi sekolah bisa menawarkan fasilitas yang dimiliki. Paling tidak bisa menjadi magnet,” ungkapnya.

Kemudian, untuk RSUD dr Soedomo, rawat inap yang ada di depan itu masih kelas satu. Kalau melihat fasilitasi dan menjadi favorit masyarakat, maka perlu ditingkatkan dari kelas satu menjadi VIP. Sehingga, bisa mendongkrak pendapat rumah sakit plat merah tersebut.

Sedangkan untuk Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, ada empat Puskesmas yang sudah punya lahan untuk dibikinkan mushola, namun anggaranya belum ada maka perlu kiranya pendapatnya di beberapa Puskesmas dinaikan dan digunakan untuk pembangunan mushola.

“Kan orang sakit tidak cukup hanya ditangani secara medis, tapi perlu juga usaha secara religius atau berdoa agar bisa sinergis dalam proses penyembuhan antara usaha dan doa,” tandasnya.

“Insyaallah rasionalisasi dengan peningkatan pendapatan di Puskesmas Slawe dan Munjungan, saya kira bisa untuk mewujudkan pembangunan mushola,” pungkas orang nomor satu PKB Trenggalek (*)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Selamat! KB Raudhatul Mustariyah Raih Juara 1 Lomba Administrasi PAUD 2026

4 September 2026 - 16:46

Harpenas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lebih Dekat untuk Melayani, Melindungi dan Memberdayakan Pekerja

4 September 2026 - 13:41

Dua Ranperda Disetujui Jadi Perda, Ketua Pansus III DPRD Trenggalek Harap Perbup Segera Dituntaskan

4 September 2026 - 12:00

270 Kg Pakaian dan Perlengkapan Anak Dikirim Karyawan MPM Honda Jatim ke NTT

4 September 2026 - 10:00

RCTI Hadirkan “Konser Siap-Siap Indonesian Television Awards 2026”, Bertabur Bintang dan Guest Star Internasional

4 September 2026 - 09:42

Inovasi Pelajar Malang Angkat Isu Lingkungan, Terbaik AHM Best Student 2026 dalam Semangat Sinergi Bagi Negeri

3 September 2026 - 16:03

Trending di Kabar Otomotif