Reporter : Ian
Editor : Arieshandy
Pasuruan, Kabarpas.com – Kendati masih belum tuntas polemik kepemilikan dokumen perizinan. Kali ini, kontruksi lahan parkir di kawasan wisata Cimory Dairy Land (CDL) di Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan ini ambrol.
Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa ambrolnya pagar dan dinding penahan tanah di objek wisata ini. Namun, ada sekitar 11 sepeda motor pekerja bangunan yang ringsek tertimpa material konstruksi tersebut.
Keterangan yang dihimpun Kabarpas.com, peristiwa ini terjadi saat turun hujan deras, pada Rabu (8/1/2020) sore. Tanpa diketahui penyebabnya, tiba-tiba konstruksi bangunan yang diperkirakan sepanjang 20 meter tersebut ambrol dan menimpa sepeda motor.
“Tidak ada tanda-tanda bangunan ini akan ambrol. Mungkin karena tanahnya tergerus air hujan,” kata Samsul, seorang karyawan Cimory.
Sementara itu, pihak manajemen Cimory, Sofyan, mengaku belum mengetahui penyebab ambrolnya konstruksi pagar dan konstruksi penahan dinding tersebut. Menurutnya, konstruksi tersebut diperuntukkan guna perluasan lahan parkir.
Kekawatiran terjadinya bencana ini sudah menjadi perhatian sejumlah pihak. Pada rapat Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan akhir Desember lalu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu, menyebut ada ketidak sesuaian site plan pembangunan kawasan wisata Cimory. Manajemen Cimory diminta untuk melakukan perkuatan pada sejumlah konstruksi bangunan dan mengajukan perubahan IMB.
Selain itu, manajemen Cimory juga belum memiliki dokumen perizinan Analisa Dampak Lingkungan dan Lalu Lintas (Amdal Lalin). Satpol PP Kabupaten Pasuruan juga telah memberikan teguran atas kealpaan manajemen Cimory. (ian/han).

















