Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 19 Apr 2018

Lewat Mediasi, Kesalahpahaman Kades dan Perawat Berakhir Damai


Lewat Mediasi, Kesalahpahaman Kades dan Perawat Berakhir Damai Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Camat Gending Muhamad Ridwan bergerak cepat dalam merespon kesalahpahaman yang terjadi antara Kepala Desa (Kades) Bulang Hasan dengan Perawat Jaga Puskesmas Gending Septian Adi Candra. Respon ini dilakukan dengan segera mempertemukan kedua belah pihak untuk melakukan mediasi di di Pendopo Kecamatan Gending, Probolinggo.

Setelah dilakukan mediasi, kasus kesalahpahaman Kades Bulang Hasan dan Perawat Jaga Puskesmas Gending berakhir damai. Keduanya menyelesaikan permasalahan ini melalui musyawarah dan keduanya sepakat untuk saling memaafkan.

Mediasi yang dipimpin oleh Camat Gending Muhamad Ridwan ini dihadiri oleh Kapolsek Gending AKP Ohim, Kepala Puskesmas Gending Mujoko dan Ketua Bidang Humas dan Pemberdayaan Hukum dan Politik PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kabupaten Probolinggo Sugianto beserta segenap jajaran pengurus PPNI. Serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

“Mediasi semacam ini sangat diperlukan agar permasalahan yang muncul tidak tambah besar dan bisa segera bisa diselesaikan melalui cara musyawarah. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini, khususnya di Kecamatan Gending,” kata Camat Gending Muhamad Ridwan.

Sementara Kades Bulang Hasan menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya kesalahpahaman dengan perawat jaga Puskesmas Gending pada waktu menangani pasien beberapa waktu lalu.

“Tiada kata yang lebih pantas saya ucapkan selain kalimat mohon maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Waktu itu saya benar-benar khilaf dan mohon untuk dimaafkan,” ujar Kades Bulang Hasan.

Mendengar permintaan maaf yang tulus dari Kades Bulang Hasan tersebut, Septian Adi Candra diwakili Ketua Bidang Humas dan Pemberdayaan Hukum dan Politik PPNI Kabupaten Probolinggo Sugianto menyatakan menerima dan memaafkan kesalahpahaman yang sudah terjadi.

“Mediasi ini merupakan langkah terbaik untuk sama-sama mencari jalan keluar. Kita sama-sama pelayan masyarakat yang tidak luput dari salah dan khilaf. Kami memberikan maaf. Sebagai profesi perawat semoga kejadian ini tidak terulang lagi,” ungkap Sugianto.

Sementara Kapolsek Gending AKP Ohim memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan oleh Camat Gending yang telah berinisiatif atas dilakukannya mediasi ini. Karena jangan sampai masalah kecil dibiarkan karena dikhawatirkan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Saya bersyukur karena masalah ini bisa segera diselesaikan dengan musyawarah mufakat. Oleh karena itu saya meminta jika ada sebuah permasalahkan maka segera diselesaikan baik-baik,” pintanya.

Terpisah Kepala Puskesmas Mujoko memyambut sangat baik sekali terselenggaranya mediasi sehingga kasus kesalahpahaman yang terjadi bisa segera diselesaikan dan berakhir damai. Karena bagaimanapun ke depan sebagai pelayan masyarakat harus bersinergi dengan seluruh elemen yang ada di masyarakat.

“Saya sangat puas dan senang karena semua masalah yang terjadi bisa diselesaikan dengan musyawarah sehingga mengedepankan kebersamaan dan kepentingan masyarakat,” katanya. (mel/nis)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

Baca Lainnya

Kawendra Sebut Gus Fawait “Prabowonya Jember”, Puji Gagasan Home Care

24 Juli 2026 - 20:04

Kemenkes Nilai Home Care Jember Bisa Jadi Model Layanan Kesehatan Nasional

24 Juli 2026 - 15:23

Tak Perlu ke Puskesmas, Home Care Jember Hadir di Rumah Warga Jadi Dokter Keluarga

24 Juli 2026 - 15:18

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Trending di KABAR NUSANTARA