Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Ingin memastikan proses karantina mandiri secara baik dan benar, serta tidak ada stigma negatif di lingkungannya, Tim Sub Gugus Tugas (Gugas) Isolasi dan Karantina Kabupaten Probolinggo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk meninjau secara langsung kegiatan karantina mandiri yang diujicobakan kepada masyarakat di 7 desa tangguh terpilih.
Tim yang dipimpin oleh dr. Mirrah Samiyah ini diikuti oleh sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, yang tergabung dalam Sub Gugus Tugas Isolasi dan Karantina Kabupaten Probolinggo. Mereka meninjau langsung karantina mandiri di desa Pabean, Kecamatan Dringu.
Ketua Sub Gugus Tugas Isolasi dan Karantina Kabupaten Probolinggo dr. Mirrah Samiyah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap masyarakat yang ada di Desa Pabean Kecamatan Dringu. Sebab para tetangga ini memberikan support dan dukungan untuk proses kesembuhan dari tetangganya yang sedang menjalani karantina mandiri.
“Dukungan tetangga yang luar biasa kepada masyarakat dengan hasil rapid test reaktif. Rasa gotong royong yang bagus tampak sekali di Desa Pabean, Kecamatan Dringu,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kekuatan pilar di desa dan koordinasi dengan Sub Gugus Tugas Isolasi dan Karantina menjadi kekuatan tersendiri agar keberhasilan proses karantina mandiri di tempat tinggalnya berjalan dengan baik.
“Tidak ada stigma negatif dari masyarakat Desa Pabean Kecamatan Dringu. Masyarakat juga menjamin kepatuhannya dalam menjalankan protokol karantina mandiri dengan baik dan benar,” tutupnya. (wil/gus).

















