Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 30 Jul 2020

Melihat Perjuangan Murid SD di Probolinggo yang Tetap Sekolah di Masa Pandemi Korona


Melihat Perjuangan Murid SD di Probolinggo yang Tetap Sekolah di Masa Pandemi Korona Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Hariyanto

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Sejumlah murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lemahkembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, tetap melakukan proses belajar secara Ofline dengan berbasis Komunitas. Kamis (30/7/2020).

Guru SDN Lemahkembar, Ambar Susanti , menjelaskan, dilakukannya proses belajar secara offline berbasis komunitas ini karena banyak murid-murid yang tidak memiliki HP pintar.

“Agar para murid tetap bisa mengikuti proses belajar, sehingga harus dilakukan metode seperti ini agar anak-anak tetap bisa terus mengikuti proses belajar,” ujar Ambar kepada Kabarpas.com.

Pembelajaran secara ofline ini dilakukan karena banyak murid ,walimurid yang tidak memiliki Gawai Pintar untuk megikuti proses belajar. Untuk kelas 2, dari 18 murid hanya sekitar 4 murid yang punya HP pintar, selebihnya hanya HP biasa.

“Fleksibel dan tidak memaksa, bila yang memiliki dan mampu dengan sistem daring juga tidak apa-apa, kalau yang tidak punya HP kita datangi , yang penting murid bisa terus belajar,” tuturnya.

“Kami mendatangi rumah murid, dan kami kumpulkan murid yang terdekat, untuk dilakukan pembelajaran dan setelah selesai kita keliling lagi untuk dilakukan pembelajaran yang sama.Tergantung kesepakatan dan kesediaan wali murid untuk ditempati, terkadang juga bisa dilakukan di halaman rumah seperti dibawah pohon,” tambahnya.

Dengan proses pembelajaran metode ini, para orang tua dan murid merasa tidak terbebani dan tidak harus memaksakan belajar secara online. Sebelumnya para murid mengeluh karena tidak mengikuti pembelajaran sebab terkendala gawai pintar.

“Saya tidak punya HP kesulitan belajar, dengan didatangi Bu guru saya senang bisa terus belajar,” ujar Ririn salah satu rangking 2 di sekolah ini.

Sementara itu, PLT Kadispendik Kabupaten Probolinggo, Fathur Rozi menuturkan, kegiatan yang dilakukan di SDN Lemahkembar sesuai dengan edaran Dispendik Kabupaten Probolinggo dan Permendiknas , proses pembelajaran dimasa Covid 19 bisa dilakukan dengan cara online learning, offline learning, blended learning dan shift learning.

“Pembelajaran secara offline bisa dilakukan bila tatap muka dengan bebasis komunitas tempat tinggal peserta didik. Sifatnya tidak ada pemaksaan,” ujar Rozi kepada Kabarpas.com.

“ Terkait apa yang dilakukan di SDN Lemahkembar ini, kita apresiasi dan memang metode seperti itu kita suport, termasuk apa yang sudah dilakukan di sekolah lain di kabupaten ini,” tambahnya. (wil/gus).

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi, Target Buka Saat Libur Sekolah

13 Juni 2026 - 08:48

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Kawal Verval Usulan Bantuan Hibah PP PAUD hingga Tuntas

11 Juni 2026 - 15:20

Pemkab Probolinggo dan INOVASI Cetak Fasilitator Parenting untuk Perkuat Peran Keluarga

7 Juni 2026 - 18:48

Pemkab Probolinggo dan Pemkot Malang Perkuat Distribusi Bawang Merah dan UMKM

5 Juni 2026 - 11:00

Kelurahan Kraksaan Wetan Salurkan PMT Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil KEK

4 Juni 2026 - 21:20

Lewat DBHCHT 2026, Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Kejuruan Batik

2 Juni 2026 - 21:28

Trending di Kabar Probolinggo