Jember, Kabarpas.com – Hari Minggu tak membuat Bupati Jember Muhammad Fawait berhenti memantau pelayanan publik. Di tengah waktu yang biasanya digunakan untuk beristirahat, Fawait mendatangi Puskesmas Klatakan di Kecamatan Tanggul, Minggu (18/10/2026), untuk melihat langsung kondisi fasilitas kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Fawait mendorong pembenahan sarana dan prasarana puskesmas agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin baik. Perbaikan fasilitas dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan.
Fawait mengatakan, peningkatan pelayanan dasar, khususnya sektor kesehatan, menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Jember.
“Prioritas pemerintah Kabupaten Jember adalah perbaikan pelayanan dasar masyarakat. Perbaikan pelayanan dasar itu adalah sektor kesehatan,” ungkapnya.
Fawait menyebut, upaya memperbaiki layanan kesehatan tidak cukup hanya dengan memberikan kemudahan akses pengobatan. Pemerintah daerah juga perlu memastikan fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan yang layak dan nyaman bagi masyarakat.
Fawait menjelaskan, Pemkab Jember telah menjalankan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang memungkinkan warga mendapatkan layanan kesehatan secara gratis di puskesmas maupun rumah sakit di seluruh Indonesia sesuai ketentuan program.
Selain UHC Prioritas, pemerintah daerah mengembangkan program home care untuk menjangkau warga yang mengalami sakit berkepanjangan dan membutuhkan pendampingan kesehatan.
Pemkab Jember juga menyediakan Mobil Cinta bagi pasien dari keluarga kurang mampu yang telah menjalani perawatan di rumah sakit. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan.
Berbagai program itu, kata Fawait, perlu diimbangi dengan pembenahan fasilitas kesehatan, termasuk di tingkat puskesmas.
Ia mendorong setiap puskesmas melakukan perbaikan secara bertahap dengan mengoptimalkan kemampuan masing-masing. Upaya tersebut diharapkan dapat melengkapi rencana pembangunan fasilitas kesehatan yang dilakukan pemerintah pusat.
“Saya juga mendorong puskesmas untuk selalu melakukan perbaikan-perbaikan. Selain pelayanan, fasilitasnya juga perlu diperbaiki,” ujarnya.
Fawait berharap kondisi puskesmas di Jember semakin baik dalam beberapa tahun mendatang. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan mengakses layanan kesehatan, tetapi juga merasakan peningkatan kualitas fasilitas saat berobat.
Ia menargetkan perubahan kondisi puskesmas dapat terlihat dalam tiga tahun ke depan sehingga masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dasar yang layak.
“Harapannya, dalam tiga tahun ke depan wajah puskesmas sudah bisa berubah lebih baik, sehingga masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan dasar bisa mendapatkan haknya dengan baik,” kata dia. (dan/ian).

















