Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 4 Apr 2020

Neng Fitri: APBN, APBD, dan ADD Harus Dipadukan untuk Penanggulangan Covid-19 dan Ketahanan Pangan Rakyat 


Neng Fitri: APBN, APBD, dan ADD Harus Dipadukan untuk Penanggulangan Covid-19 dan Ketahanan Pangan Rakyat  Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Agus Hariyanto

 

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Timur, Dra.Hj.Aida Fitriyati, M.Pd.I atau yang akrab disapa Neng Fitri berharap kepada pemerintah, agar tidak hanya fokus kepada pencegahan corona, tetapi juga fokus para ketahan pangan masyarakat yang perlu diperhatikan. Untuk itu, ia menyarankan agar perubahan alokasi anggaran mulai APBN, APBD Provinsi, Kota dan Kabupaten, hingga ADD perlu dipadukan. Supaya bisa cukup untuk ketahanan pangan masyarakat.

“APBN, APBD, dan ADD harus dipadukan untuk penanggulangan Covid-19 dan ketahanan pangan rakyat. Sehingga upaya perubahan anggaran ini mampu memberi ketahanan pada masyarakat bukan hanya kesehatan tapi juga ketahanan pangan,” ucap Ning Fitri, saat ditemui di sela-sela pembagian sembako di wilayah Kraton, Kabupaten Pasuruan. Sabtu, (4/42020).

Kendati demikian ia sangat optimis kepada pemerintah bahwa pencegahan corona ini sudah maksimal. Namun, menurutnya yang perlu diperhatikan oleh pemerintah adalah kondisi ketersediaan cadangan kebutuhan pokok.

“Bagaimana pertanian tetap harus berproduksi, nutrisi bagi anak-anak, tetap berjalanya proses pendidikan secara online, tetap berjalan stabilnya sarana kebutuhan orang banyak seperti PLN, Telkom, PDAM, BBM, dan sebagainya,” katanya.

Di samping itu juga Neng Fitri menyarakan perlu segera adanya penyesuaian dan sosialisasi terkait keputusan pemerintah tentang discount listrik, serta cara pengurusan gratis tersebut juga ada pengawalan. Serta adanya penundaan 1 tahun cicilan kredit dan bantuan sosial untuk UMKM terdampak dan kredit kendaraan Ojol, taxi serta kapal nelayan.

“Karena di lapangan bisa jadi masih ditemukan kejadian tagihan listrik dan kredit kendaraan yang dilakukan oleh jasa peminjaman finansial,” ungkapnya.

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa semua berharap wabah ini segera teratasi, meskipun tentu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi semua elemen masyarakat seluruh bangsa ini bersama menghadapinya.

“Tidak boleh saling menyalahkan, karena semakin lama penanganan wabah ini tentu akan ada dampak sosial yang sangat tidak kita harapkan, dan ini merugikan semua lapisan masyarakat,” terangnya.

Dengan demikian, untuk meringankan beban masyarakat tersebut, Neng Fitri gencar melakukan kegiatan turba ke lapangan sambil membagikan sembako, masker hingga hand sanitizer ke masyarakat Pasuruan. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Pemkot Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Wujudkan Perlindungan Menyeluruh bagi Masyarakat

20 Juni 2026 - 06:53

Trending di Berita Pasuruan