Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News ยท 7 Jul 2021

Overload Pasien Covid-19, IGD RSUD Bangil Berlakukan Buka Tutup


Overload Pasien Covid-19, IGD RSUD Bangil Berlakukan Buka Tutup Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Dikarenakan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Bangil melebihi kapasitas tempat tidur (TT), baik pasien yang berada di ruang isolasi biasa maupun ruang intensif seperti HCU/ICU. Sehingga mulai hari ini, (Rabu, 7/7/2021) layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bangil diberlakukan sistem buka tutup.

“Pemberlakukan sistem buka tutup layanan IGD, mulai dilakukan sejak pukul 15.00 sampai ada pengumuman lebih lanjut,” ujar Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina kepada awak media.

Dijelaskan, dalam prakteknya begitu pasien di IGD berhasil dipindah ke ruang perawatan (ruang intensif atau isolasi), maka barulah bisa dibuka layanan di IGD dengan memasukkan pasien baru yang datang dengan keluhan apapun.

“Jadi sistemnya kalau masih penuh, ya tidak kita terima dulu. Tapi kalau ada pasien di IGD yang dipindah ke ruang perawatan, maka kekosongan tt di IGD bisa langsung diisi pasien baru,” terangnya.

Selama pemberlakuan sistem buka tutup ini, RSUD Bangil dibantu oleh anggota TNI dan POLRI. Dijelaskan Arma, keberadaan TNI POLRI menjadi sangat penting agar bisa memberikan pemahaman sekaligus membantu alur pelayanan semaksimal mungkin.

“Sesuai petunjuk Bapak Bupati, maka ditambah dengan anggota TNI POLRI untuk membantu penjagaan di depan IGD,” terangnya.

Untuk sekadar diketahui, di RSUD Bangil total tempat tidur yang menampung pasien Covid-19 di ruang isolasi sebanyak 162. Sedangkan tt di ruang ICU/HCU sebanyak 20. “Seluruh tempat tidur tersebut sudah full pasien,” imbuhnya.

Sedangkan di IGD sudah terjadi penumpukan pasien hingga mencapai 40 orang. Jumlah tersebut tidak wajar, dalam artian berada di ambang batas pelayanan maksimal yang bisa dilayani.

“Kalau maksimal, standartnya 24. Ini sudah tidak wajar, karena nakes kita yang kewalahan melayani pasien,” pungkasnya. (ion/tin).

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Trending di Berita Pasuruan