Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 2 Sep 2022

Pastikan Stok BBM dan LPG Subsidi Cukup, Khofifah: Masyarakat Jatim Tetap Tenang


Pastikan Stok BBM dan LPG Subsidi Cukup, Khofifah: Masyarakat Jatim Tetap Tenang Perbesar


Pasuruan, Kabarpas.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Khofifah) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan elpiji 3 kilogram (kg) di Jawa Timur aman. Oleh karena itu, Khofifah mengimbau masyarakat tidak panik.


“Bahwa stok BBM maupun elpiji 3 kg di Jawa Timur dalam kondisi cukup dan aman. Saya meminta masyarakat tidak panik atau membeli BBM secara berlebihan,” kata Khofifah saat menggelar rakor bersama Forkopimda Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis malam, 1 September 2022.

Berkenaan dengan ini rapat koordinasi yang diikuti oleh seluruh Walikota dan Bupati se-Jawa Timur, Pemerintah Kota Pasuruan di hadiri oleh Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) bersama perangkat daerah yang terkait di Madinah Command Center, Kamis (01/09/2022) malam.
Khofifah mengatakan, pihak Pertamina melalui Pertamina Niaga Jatimbalinus telah menjamin bahwa stok BBM di wilayah Jawa Timur dalam posisi cukup.

Dimana rata-rata berada di posisi dari 10 sampai sekitar 30 sampai 40 hari. Artinya semisal ada gangguan, stok BBM masih bisa bertahan sampai 30 hari ke depan.

“Tidak hanya stok yang aman, pihak Kepolisian maupun TNI telah menjamin bahwa proses distribusi baik BBM maupun Elpiji ini akan dijaga keamanannya dengan baik sehingga tersalurkan dengan lancar,” katanya.

Tidak hanya itu, Khofifah juga meminta kepada Bupati dan Wali Kota di Jatim untuk ikut mengawal agar distribusi BBM di daerah aman. Terutama stok BBM untuk para nelayan ataupun alat dan mesin pertanian (Alsintan) bagi para petani. Untuk itu Nilai Tukar Nelayan (NTN) dan Nilai Tukar Petani (NTP) di Jatim harus dijaga dengan baik.


“Saya meminta untuk semua kepala daerah yang ada di Jawa Timur baik itu Walikota dan Bupati untuk ikut terus mengawal supaya distribusi BBM dan LPG ini tetap aman, agar masyarakat tidak panik atau membeli BBM secara berlebihan (Panic buying),” jelas Khofifah

Gubernur Khofifah menegaskan, kebutuhan BBM alsintan harus terpenuhi. Sebab, saat ini dunia tengah menghadapi krisis pangan global yang harus diwaspadai bersama. Meskipun produksi padi tahun 2020 – 2021 di Jawa Timur tertinggi secara nasional, produksi saat ini harus tetap dijaga.


“Produktifitas petani dan nelayan harus tetap dijaga. Termasuk NTN (Nilai Tukar Nelayan) dan NTP (Nilai Tukar Petani) harus dijaga . Sekali lagi BBM untuk mengoperasikan alsintan dan solar untuk nelayan mohon dijaga supplainya dengan baik,” kata Khofifah. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Ratusan Pelajar SMP di Kota Pasuruan Meriahkan Lomba Dolanan Tradisional 

1 Agustus 2026 - 18:54

Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Pasuruan Ikuti MPLS, Wali Kota Tekankan Sekolah Ramah Tanpa Bullying

1 Agustus 2026 - 13:53

Sinergi Penguatan Kesejahteraan Keluarga: TP PKK Jatim Lakukan Monitoring dan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kota Pasuruan

24 Juli 2026 - 20:25

Kunjungi Sekolah Rakyat Pasuruan, Mensos Gus Ipul Ancam Sanksi Tegas Pelaku Bullying dan Kekerasan

17 Juli 2026 - 16:54

Ribuan Warga Semarakkan Jalan Sehat Peringatan HUT Dekranasda, HKG PKK, dan Hari Koperasi di Taman Harmoni

12 Juli 2026 - 14:31

Launching Car Free Day, Pemkot Pasuruan Ajak Warga Hidup Sehat dan Gerakkan Ekonomi

5 Juli 2026 - 22:57

Trending di Berita Pasuruan